• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

Buruh dan Mahasiswa Gelar Demo Besar-besaran 27 Maret

Sabtu, 24 Maret 2012 22:11 WIB
Buruh dan Mahasiswa Gelar Demo Besar-besaran 27 Maret
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Mahasiswa Universitas Bung karno berunjuk rasa di depan Kampus UBK, Jakarta, Kamis (22/3/2012), menolak rencana kenaikan harga BBM. Pemerintah pada 1 April 2012 ini berencana menaikan harga BBM, dengan tujuan agar mengurangi beban APBN.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi unjuk rasa besar-besaran melibatkan buruh, mahasiswa, dan berbagai unsur elemen masyarakat akan digelar pada 27 Maret 2012 mendatang di Jakarta.

Aksi demo ini digelar untuk menentang rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi.

Informasi yang diperoleh Tribunnews.com, Sabtu (24/3/2012), dijelaskan, serangkaian agenda aksi mulai digarap saat ini oleh sejumlah organisasi buruh dan mahasiswa.

Para advokat juga siap mendukung aksi tersebut.

Ketua Harian Komite Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Prakoso Wibowo, kepada Tribunnews.com, mengatakan, pihaknya akan menurunkan ribuan buruh untuk berunjuk rasa termasuk memblokir jalan tol serta aksi mogok buruh.

"Buruh akan tetap melakukan aksi mogok dan menutupi jalan tol dan turun ke jalan dan tidak melakukan tindakan anarkis," kata Prakoso, usai menghadiri pertemuan 60 pimpinan buruh dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab, siang tadi.

Ketua DPP Bidang Advokasi Partai Gerindra, Habiburokhman, dalam rilisnya mengakui pada 26 dan 27 Maret yang akan datang, aksi penolakan kenaikan harga BBM akan kembali digelar di seluruh Indonesia.

"Kami berharap aksi tersebut bisa berjalan lancar secara teknis dan apa yang dituntut bisa didengar oleh pemerintah," ujarnya.

Dikatakan, beberapa organisasi yang akan menurunkan massa pada aksi tersebut telah menghubungi pihaknya untuk membantu menyiapkan Tim Advokasi yang akan memback-up mereka jika aparat kembali bersikap represif.

"Untuk itu kami akan menurunkan sekitar ratusan kader-kader kami yang berprofesi sebagai advokat dan paralegal yang selama ini bergabung dalam Lembaga Advokasi Partai Gerakan Indonesia Raya (Laskar Gerindra) untuk mengawal aksi penolakan kenaikan BBM tersebut," ujarnya.

Para advokat dan paralegal tersebut, kata dia, akan stand-by di lapangan di berbagai kota di seluruh Indonesia dan langsung mendampingi peserta aksi jika terjadi penangkapan atau kriminalisasi.

"Sikap kami menyediakan advokat dan paralegal ini selain merupakan komitmen terhadap penegakan demokrasi, juga merupakan wujud konkrit penolakan kami terhadap kenaikan harga BBM," ujarnya.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Anwar Sadat Guna
4 KOMENTAR
382491 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • yws666-Kamis, 29 Maret 2012 Laporkan
    Silahkan saja demo,tapi jangan
    anarkis,apalagi memaksa dan mengancam
    orang2 yg sebenarnya tidak ingin ikut demo
    untuk ikut dalam aksi demo.saya mendukung
    polisi untuk bertindak represif terhadap
    demonstran yg anarkis,meskipun Indonesia
    adalah negara
  • rowo pening-Rabu, 28 Maret 2012 Laporkan
    suqron/sukur ya Allah swt,27 maret berlangsung aman....perusuh tidak berhasil membuat keonaran, mnduduki istana negara,simbol negara walaupun presiden di seoul-KTT nuklir,terima kasih TNI,terima kasih POLRI.....pengorbananmu tidak sia2....kawal terus NKRI
  • Amien Syarif-Senin, 26 Maret 2012 Laporkan
    Demo BBM marak, orang lupa deh kasus Nazarudin, Demokrat, Anas. Lupa deh Pak SBY gagal membina kader-kadernya.
    Demi citra rakyat dikorbankan...... kasihan rakyat....
  • Huda Willy-Minggu, 25 Maret 2012 Laporkan
    PUISI RAKYAT JELATA UNTUK PENGUASA YANG LUPA Rakyat melarat enguasa penghianat Rakyat sekarat Penguasa keparat Rakyat tertindas Penguasa bringas Rakyat panas Penguasa puas Rakyat mati Penguasa lari ***** PANAS YANG TERLUKA Rakyat sengsara Penguasa bangga
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas