• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

IPW: Bentrok Gambir, Polisi Pamer Kekuatan di Depan Kostrad

Rabu, 28 Maret 2012 09:52 WIB
IPW: Bentrok Gambir, Polisi Pamer Kekuatan di Depan Kostrad
TRIBUN JAKARTA/ERI KOMAR SINAGA
Bentrok mahasiswa dengan aparat kepolisian di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2012) sore.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) merasa aneh, kenapa polisi begitu represif dan arogan hingga tidak mematuhi HAM dalam menangani aksi demo di Gambir, Jakarta, Selasa (27/3/2012).

"Dari hasil evaluasi terhadap bentrok di Gambir, IPW berkesimpulan bahwa sikap arogan dan represif tersebut sengaja ditunjukkan Polri untuk Show of Force (unjuk kekuatan) di depan markas Kostrad. Sebab sejumlah aksi demo di Jl Merdeka Barat tidak ditindak polisi, bahkan massa dibiarkan merangsek hingga ke depan istana," tulis Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Rabu (28/3/2012).

Yang membuat heran IPW, yakni kenapa aksi demo di Jl Merdeka Timur yang berada di depan markas Kostrad ditindak polisi dengan represif. Bahkan mahasiswa diprovokasi polisi hingga mahasiswa bertindak anarkis. "IPW berkesimpulan polisi sengaja hendak show of force di depan markas Kostrad," lanjut Neta.

Menurut Neta, Jika cara-cara seperti ini terus dilakukan polisi sama artinya Polri sengaja memancing kemarahan banyak pihak, baik mahasiswa, rakyat dan TNI. Akibatnya, perlawanan terhadap polisi akan kian tinggi, yang pada akhirnya publik harus sepakat untuk mendorong Polri di bawah Mendagri agar Polri ada yang mengawasi. Sehingga tidak berulang polisi lepas kontrol karena memang tidak ada yang mengontrol dan tidak ada yang menindak aparat-aparatnya yang bertindak brutal.

IPW juga mendesak agar polisi segera membebaskan 34 mahasiswa yang ditahan pada saat aksi kemarin. Alasan Neta, mahasiswa itu adalah korban kebiadaban polisi dalam menangani aksi.

"Dari pantauan IPW sebagian besar mahasiswa yang ditahan itu disiksa dan diinjak-injak polisi di lokasi demo hingga mahasiswa yang ditahan itu menderita luka dan memar," tulis Neta.

Penulis: Yulis Sulistyawan
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
392371 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas