• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribunnews.com

PDIP: Hari Ini akan Jadi Hari Kedaulatan Rakyat

Jumat, 30 Maret 2012 08:21 WIB
PDIP: Hari Ini akan Jadi Hari Kedaulatan Rakyat
TRIBUNNEWS.COM/ADI SUHAENDI
Atap gedung kura-kura DPR RI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Anggota DPR, Arif Budimanta memiliki pandangan sendiri mengenai Rapat Paripurna RAPBN-Perubahan 2012, yang akan dibahas dan diputuskan bersama di Gedung Wakil Rakyat. Untuk diketahui, hari ini, Jumat (30/3/2012) di dalam bahasan rapat paripurna akan diputuskan mengenai harga BBM.

Direktur Eksekutif Megawati Institute, Arif Budimanta, meyakini hari ini adalah hari "moment of truth" bagi seluruh rakyat Indonesia. Ditegaskan, perjuangan rakyat Indonesia yang selama ini merasakan APBN tidak dekat dengan rakyat,  tidak dirasakan manfaatnya secara optimum oleh rakyat akan diputuskan di dalam rapat paripurna DPR.

"Rakyat telah mengekspresikan kekecewaannya selama berminggu-minggu terhadap keualitas pembangunan dan kualitas APBN kita melalui  protes sosial terhadap rencana kenaikan harga BBM," ujarnya kepada Tribun, Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Adalah tidak adil kalau dilihat dari sisi postur APBN, lanjutnya, menyalahkan subsidi BBM kepada rakyat membuat APBN jebol. Tetapi menafikan terjadinya kenaikan cost recovery yang diterima oleh kontraktor migas yang sebagian asing sementara produksi targetnya jeblok, tambahan subsidi untuk PLN yang naik lebih dari 100 persen karena mismanagement dalam  bauran energi, di RAPBNP 2012.

"Hari ini kita yakin, akan menjadi hari kedaulatan rakyat, titik balik  sekaligus koreksi paradigma pembangunan untuk kembali ke konstitusi bahwa APBN adalah hak rakyat, dari rakyat dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," serunya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
398441 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas