• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Polisi Pastikan Zat Kimia Bukan Air Aki

Rabu, 4 April 2012 14:29 WIB
Polisi Pastikan Zat Kimia Bukan Air Aki
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pengunjukrasa gabungan mahasiswa dan buruh memberikan perlawanan dengan melemparkan batu ke arah pasukan Brimob di sekitar Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2012). Ribuan pengunjukrasa mengepung Gedung DPR untuk mendesak penolakan rencana pemerintah menaikkan harga BBM pada 1 April mendatang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih mendalami jenis cairan kimia yang melukai sejumlah polisi dan wartawan saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jumat (30/3/2012). Namun, polisi memastikan bahwa cairan tersebut bukan air aki mobil.

Hasil dari dialog antara kepolisian dengan ahli kimia dari Universitas Indonesia, cairan kimia yang melukai polisi dan wartawan tersebut memiliki sifat lebih keras dari air aki.

"Pada saat kami berdialog dengan ahli kimia UI, melihat dari luka dan efeknya, cairan tersebut berdampak mengakibatkan luka, sehingga menurut ahli zat kimia tersebut merukakan jenis asam keras atau asam sulfat," ungkap Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2012).

Menurutnya bila air aki tidak akan menyebabkan luka, tetapi hanya menimbulkan efek gatal saja, sehingga efeknya tidak terlalu berbahaya seperti cairan kimia yang melukai wartawan serta polisi di depan gedung DPR RI.

"Kalau air aki, efeknya cuma gatal-gatal saja, masih ringan. Tapi ini cukup tajam. Ini baru pendapat ahli laboratoium sementara dari pusat laboratorium forensik belum mengetahuinya," jelas Saud.

Sebelumnya polisi mendata ada tiga petugasnya yang terkena cairan kimia tersebut, Kombes Pol Bimo yang bertugas sebagai Provos di Mabes Polri, Brigadir Made yang bertugas sebagai provos di Polda metro Jaya, dan Aiptu Sujono yang bertugas di Humas Polda Metro Jaya.

Sementara wartawan yang sudah terdata terkena cairan berbahaya tersebut diantaranya Alice Budi wartawan BBC, Bobby Gunawan wartawan Al Jazera, Ananto dan Alvi wartawan JakTV, dan Hartono wartawan ANTV.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
413901 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas