• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Kerugian Penyelewengan Jaringan Indosat Masih Dihitung

Jumat, 13 April 2012 19:48 WIB
Kerugian Penyelewengan Jaringan Indosat Masih Dihitung
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung Muda Pidana khusus Andhi Nirwanto mengatakan, pihaknya masih terus menghitung kerugian akibat penyalahgunaan jaringan 3G, yang menyeret PT Indosat Tbk dan PT Indosat Mega Media (IM2).

Saat ditemui di kantor Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2012), Andhi mengaku pihaknya menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk menghitung hal tersebut.

"Belum selesai, masih kami hitung," katanya.

Kasus ini bermula dari laporan lembaga swadaya masyarakat Konsumen Telekomunikasi Indonesia (KTI), yang mengadukan Indosat dan Indosat Mega Media (IM2) ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kasus ini kemudian diambil alih oleh Kejaksaan Agung, dengan pertimbangan dugaan lokasi terjadinya tindak pidana tidak hanya di Jawa Barat.

KTI menghitung jumlah kerugian negara mencapai Rp 3,8 triliun. Hal itu dihitung dari keuntungan IM2 memperdagangkan jaringan tersebut.

Direktur Penyidikan Jampidsus Arnold Angkow juga menuturkan hal serupa, yakni penghitungan kerugian masih terus dilakukan.

"Belum, belum selesai kami hitung," cetusnya. (*)

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
440112 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas