Jumat, 19 Desember 2014
Tribunnews.com

Persahabatan Afganistan dan Indonesia Harus Dibangkitkan

Sabtu, 5 Mei 2012 11:41 WIB

Persahabatan Afganistan dan Indonesia Harus Dibangkitkan
Ist
Farhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terjebak di dalam bunker selama 24 jam di hotel Park Star, Kabul, Afganistan, membuat Farhan terkenang akan persahabatan antar-Indonesia dan Afganistan.

"Di sana banyak orang asing. Tetapi persahabatan kita dengan Afganistan yang harus dibangkitkan kembali," ungkap presenter kelahiran 25 Februari 1970 kepada Tribun Jakarta, Jumat (4/5/2012).

Lanjut Farhan, hal tersebut karena Afganistan adalah satu dari dua negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

Ditambah lagi, Bung Karno pernah pidato di sebuah taman di kota Kabul dan salat di masjid Muhammad Yakub.

"Dan sampai sekarang KBRI di Afganistan itu hanya dijaga satu orang tentara, karena tidak pernah diserang. KBRI sana aman banget," lanjutnya.

Farhan dan tiga orang orang temannya berada di Afganistan sejak 10 April dalam rangka Colombo Plan. Pengalaman mencekam terjebak baku tembak di Afganistan, tak membuat bapak dua anak larut dalam kepanikan.

Pasalnya ia terkesan dengan proses pemulangannya melalui jalur diplomatik.

"Penerbangan kami melalui jalur diplomatik, jadi kayak tamu negara gitu deh. Dan yang keren di bandara sana adalah ruang tunggu diplomatiknya tidak tertutup, tapi kayak taman. Jadi kita piknik sambil nunggu pesawat," imbuh pria bernama lengkap Muhammad Farhan ini.

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas