• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

Tes Psikologi Pemilik Senjata Api Harus Dilakukan

Senin, 7 Mei 2012 15:26 WIB
Tes Psikologi Pemilik Senjata Api Harus Dilakukan
google

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti mengatakan, institusi yang memberikan izin memiliki senjata api (senpi) harus rutin melakukan tes psikologi terhadap pemilik baik dari Militer, Polisi sampai kalangan sipil.

"Enam bulan sekali atau setahun sekali pemilik senjata api harus diperiksa kesehatan emosionalnya," ujar Ikrar usai menghadiri peluncuran buku 'Human Capital Management' yang digelar di Kementrian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2012).

Menurut Ikrar yang juga pemerhati persoalan pertahanan LIPI ini mengungkapkan, tes psikologi tersebut dapat menghindari aksi 'Koboi' yang beberapa hari ini peristiwa tersebut ramai di masyarakat baik peristiwa 'Koboi Palmerah' yang dilakukan seorang anggota TNI sampai peristiwa penodongan senjata api di restoran "Cork&Screw" oleh seorang pengusaha.

"Karena jika tidak sehat secara emosional dapat dicabut izin kepemilikan senjatanya," tutur Ikrar.

Lebih lanjut, Ikrar menjelaskan, di kalangan TNI dan POLRI perlu diadakan pemeriksaan rutin mulai dari tamtama, bintara hingga perwira dan dari aparat kepolisian mulai dari anggota berpangkat rendah sampai tinggi.

"Review kesehatan jiwa harus rutin dilakukan, bukan hanya psikologi tapi tes psikiatri, untuk menghindari penyalahgunaan senjata," pungkas Ikrar.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
507631 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas