Kontroversi Irshad Manji

Dan UGM Pun Melarang Irshad Manji

Rencana diskusi dengan wanita Muslim asal Kanada ini dibatalkan pihak Universitas Gajah Mada (UGM).

Dan UGM Pun Melarang Irshad Manji
IST
Irshad Manji

Laporan Reporter Tribun Jogja, Muchamad Fatoni dan Hendy Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM, JOGJA - Kontroversi Irshad Manji berlanjut ke Jogjakarta. Rencana diskusi dengan wanita Muslim asal Kanada ini dibatalkan pihak Universitas Gajah Mada (UGM).

Sebelumnya di Jakarta, acara peluncuran buku "Allah, Liberty, and Love" karya intektual Muslim ini "diganggu" sekelompok massa.

Seseorang yang mengaku polisi meminta acara dibubarkan. Alasannya, acara itu tanpa izin.

Beberapa tokoh ada di sana. Nampak Goenawan Mohamad, pendiri Grup Tempo, dan Ulil Abshar, politisi Demokrat. Acara akhirnya dibubarkan.

Di Jogja, sedianya Irshad Manji berceramah di Center for Religious and Cross Cultural Studies (CRCS), Sekolah Pascasarjana Kampus UGM, Rabu (9/5/2012) pukul 08.30 pagi tadi. Acaranya bedah buku "Allah, Liberty, and Love".

Mengapa UGM membatalkan acara itu? Penjelasan datang dari Kepala Bidang Humas UGM, Wijayanti.

Katanya, pihak UGM sama sekali tak pernah melarang kegiatan diskusi akademik, termasuk kedatangan Irshad Manji.

"UGM menjunjung tinggi kebebasan akademik di lingkungan UGM dengan menyelenggarakan dan memfasilitasi berbagai diskusi dengan berbagai tema. UGM juga tidak pernah melarang kedatangan Irshad Manji," kata Wijayanti mewakili Rektor UGM.

Ia juga menjelaskan, pada Selasa (8/5/12) sekitar pukul 22.30, UGM didatangi ratusan massa yang meminta diskusi dengan Irshad Manji dibatalkan. Selain itu pihak kampus juga menerima masukan dari beberapa pihak terkait hal tersebut.

"UGM mempertimbangkan hal ini sebagai upaya dalam menjaga keamanan tamu, warga kampus, dan mitra kerja," katanya.

Pro dan kontra menyertai kedatangan Irshad Manji di Jogja, sebelum dan setelah pembatalan acara diskusi itu.

Halaman
12
Editor: Dahlan Dahi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help