• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Cuaca, Basarnas tak Berani Jamin Evakuasi Selesai Hari Ini

Jumat, 11 Mei 2012 12:21 WIB
Cuaca, Basarnas tak Berani Jamin Evakuasi Selesai Hari Ini
TRIBUNNEWS.COM/TRIRUNNEWS.COM/HERUDIN
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi (kiri) bersama Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Daryatmo memberikan keterangan pers di Posko Pusat Krisis pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012). Basarnas menunda proses evakuasi korban pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang jatuh di tebing kawasan Gunung Salak, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat karena kendala cuaca dan akan melanjutkan kembali Jumat (11/5/2012) pagi mulai pukul 06.30 WIB dengan prioritas melalui udara. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Daryatmo mengatakan tim evakuasi jalur darat sudah hampir mendekati lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (11/05/2012), ia mengatakan kesulitan yang dihadapi tim sejauh ini adalah cuaca, sama seperti yang terjadi kemarin.

"Saya tidak menjamin hari ini (evakuasi) selesai. Paling tidak hari ini kami mencapai track side sehingga kami bisa memberikan gambaran," katanya.

Ia berharap proses evakuasi bisa dilakukan secepatnya, agar keluarga korban mendapatkan kepastian atas insiden tersebut.

Untuk evakuasi via udara, menurutnya hal itu agak sulit dilakukan mengingat kondisis cuaca. Namun sejumlah helikopter sudah disiapkan jika operasi melalui udara dimungkinkan.

Ada tujuh buah helikopter yang siap membantu. Disekitar lokasi di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, dimana terdapat Helipad, sudah terdapat satu Helikopter. Sementara di Sentul, Bogor, dan di Lanud Halim Perdanakusuma, juga sudah bersiaga satu Helikopter. Polisi sendiri juga sudah menyiapkan satu Helikopter di Bogor.

"Tapi dalam arti kemampuan ideal, itu masih kurang, kita juga masih kesulitan, kita harapkan Helikopter medium yang bisa untuk manuver di pegunungan," ujarnya. (NURMULIA REKSO PURNOMO).

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
521331 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas