Rabu, 4 Maret 2015
Tribunnews.com

Kebijakan APP Menunjang Industri Pulp dan Kertas Indonesia

Rabu, 16 Mei 2012 23:09 WIB

Kebijakan APP Menunjang Industri Pulp dan Kertas Indonesia
Kemenperin
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Kayu Indonesia (APKI), Liana Bratisda mengungkapkan, APP telah menunjukkan bahwa industri dalam negeri serius berkompetisi dengan internasional.

Semua ini lantaran adanya kebijakan Asia Pulp & Paper Grup (APP) yang menerapkan prinsip Hutan Bernilai Konservasi Tinggi (HCVF) dalam pengembangan bisnisnya diapresiasi berbagai kalangan.

Liana Bratisda berharap, kebijakan baru APP ini dapat memberikan multiplier effect terhadap perusahaan-perusahaan lain untuk menerapkan hal sama. Dengan begitu, citra Indonesia di mata dunia menjadi positif.

‘’Karena persaingan global dan tujuannya ekspor harus dipastikan perusahaan nasional memenuhi standar internasional. Yang pasti, kegiatan APP positif,’’ ungkap Liana Bratisda di Jakarta, Rabu (16/5/2012).

Bagi APKI, kata Liana, program APP membuktikan jika Indonesia memperhatikan masalah lingkungan. Jadi, sudah saatnya industri kertas nasional menerapkansustainability concept yang mencangkup tiga pilar, yaitu ekonomi sosial dan lingkungan.

‘’Orang (asing) itu menekan karena tak punya apa-apa. Kita jangan bodoh, jangan terbawa. Yang penting komitmen untuk melaksanakan. Kita minta semua pihak ikut menjaga sehingga ada cross check,’’ papar Liana.

Sementara itu, Ketua APKI Misbahul Huda menilai kebijakan baru APP merupakan wujud nyata industri pulp dan kertas Indonesia untuk mencapai produksi kelas dunia sesuai standar lingkungan.
Misbahul mengakui, beberapa pekan lalu industri pulp dan kertas melalui APKI telah berkomitmen dengan mitra dagang serta pemegang saham untuk mendukung penerapan Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK) sesuai ketentuan Kementerian Kehutanan.

Halaman123
Editor: Toni Bramantoro
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas