Senin, 27 April 2015
Tribunnews.com

Vulgar Mana Lady Gaga dengan Dangdut Koplo?

Jumat, 18 Mei 2012 09:37 WIB

Vulgar Mana Lady Gaga dengan Dangdut Koplo?
TRIBUN JAKARTA/Bian Harnansa
(FILES) Seorang aktivis yang tergabung dalam Gerakan Umat Anti Maksiat (Gumam) diantarannya Front Pembela Islam FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI) berdemontrasi di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/4/2012). Mereka menolak keras rencana konser penyanyi AS, Lady Gaga di GBK Jakarta Juni mendatang. Karena konser Lady Gaga penuh maksiat. (TRIBUN JAKARTA/Bian Harnansa/FILES)

Penulis: Abdul Qodir, Hasanuddin Aco

Update: Konser Lady Gaga

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Indonesia Police Watch (IPW) mendukung sikap Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya yang melarang penyanyi 'heboh' asal Amerika Serikat, Lady Gaga, konser di Gelora Bung Karno (GBK), 3 Juni mendatang.

"Polda Metro Jaya diharapkan bersikap konsisten dengan keputusannya yang tidak memberikan izin keramaian bagi pementasan Lady Gaga," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam siaran pers, Kamis (17/5/2012) kemarin.

Neta menegaskan, Polri sudah menilai ada potensi pornoaksi dalam pementasan Lady Gaga adalah tugas Polda Metro Jaya untuk mencegah dan melarang pertunjukan tersebut. IPW berharap, Polda Metro tidak ragu-ragu melarang konser kendati menuai kecaman dari sebagian masyarakat.

Dalam Pasal 19 Undang-undang Antipornografi, dijelaskan Polri bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Sementara, dalam Pasal 21 Undang-undang yang sama disebutkan, masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pencegahan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi. "Untuk itu, IPW mendukung langkah Polri untuk menegakkan UU Antipornografi," ujarnya.

Halaman123
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas