Vulgar Mana Lady Gaga dengan Dangdut Koplo?

Jumat, 18 Mei 2012 09:37 WIB

Vulgar Mana Lady Gaga dengan Dangdut Koplo?
TRIBUN JAKARTA/Bian Harnansa
(FILES) Seorang aktivis yang tergabung dalam Gerakan Umat Anti Maksiat (Gumam) diantarannya Front Pembela Islam FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI) berdemontrasi di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/4/2012). Mereka menolak keras rencana konser penyanyi AS, Lady Gaga di GBK Jakarta Juni mendatang. Karena konser Lady Gaga penuh maksiat. (TRIBUN JAKARTA/Bian Harnansa/FILES)

Penulis: Abdul Qodir, Hasanuddin Aco

Update: Konser Lady Gaga

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Indonesia Police Watch (IPW) mendukung sikap Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya yang melarang penyanyi 'heboh' asal Amerika Serikat, Lady Gaga, konser di Gelora Bung Karno (GBK), 3 Juni mendatang.

"Polda Metro Jaya diharapkan bersikap konsisten dengan keputusannya yang tidak memberikan izin keramaian bagi pementasan Lady Gaga," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam siaran pers, Kamis (17/5/2012) kemarin.

Neta menegaskan, Polri sudah menilai ada potensi pornoaksi dalam pementasan Lady Gaga adalah tugas Polda Metro Jaya untuk mencegah dan melarang pertunjukan tersebut. IPW berharap, Polda Metro tidak ragu-ragu melarang konser kendati menuai kecaman dari sebagian masyarakat.

Dalam Pasal 19 Undang-undang Antipornografi, dijelaskan Polri bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi.

Sementara, dalam Pasal 21 Undang-undang yang sama disebutkan, masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pencegahan terhadap pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi. "Untuk itu, IPW mendukung langkah Polri untuk menegakkan UU Antipornografi," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help