• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribunnews.com

Misykat Ajak Umat Islam Mengerti Ancaman Bahaya Liberalisme

Selasa, 29 Mei 2012 08:20 WIB
Misykat Ajak Umat Islam Mengerti Ancaman Bahaya Liberalisme
TRIBUNNEWS.COM/BUDI PRASETYO
Buku Misykat

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA -Dengan diluncurkannya  buku Misykat  diharapkan  agar masyarakat Indonesia, secara khusus dalam  hal  ini  umat Islam mengerti akan ancaman dari bahaya liberalisme, sekulerisme hingga westernisasi.

Sementara  Hamid Fahmi Zarkasy  selaku  penulis buku  menjelaskan dalam jumpa pers   Grand Launching buku Misykat yang  diselenggarakan Majelis Intelektual Dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)   Minggu (27/05/2012) dengan tema “Refleksi Tentang Islam, Westernisasi & Liberalisasi.” agar masyarakat Indonesia, secara khusus umat Islam mengerti akan ancaman dari bahaya liberalisme, sekulerisme hingga westernisasi.

Bachtiar Nasir sekjen MIUMI menjelaskan bahwa pemikiran Hamid yang dituangkan ke dalam buku Misykat merupakan salah satu masterpiece dari MIUMI, yang ditujukan untuk meluruskan pemikiran pemikiran liberal seperti Dr Nurcholish Madjid yang selama ini dikenal tokoh pembawa sekulerisme, liberalism hingga westernisasi di Indonesia.

“Karena ragam dari liberalisasi itu pertama adalah nihilisme, menihilkan nilai. Yang kedua pluralisme, yang ketiga desakralisasi, yang keempat equality, yang kelima demokratisasi yang semuanya itu bermuara kepada marjinalisasi agama,” jelasnya.

Hamid juga menjelaskan wacana liberalisme yang diajarkan tidak justru membuat sebuah tatanan masyarakat menjadi toleran, namun arah dari liberalisme tidak lebih untuk sebuah gagasan relativisme kebenaran,

“Intinya bahwa buku ini ingin memberi sumbangan pemikiran kepada bangsa ini, bahwa identitas bangsa Indonesia itu harus kita pertahankan dan tantangan yang berasal dari negara luar yang bentuknya dalam hal ini pemikiran, harus kita hadapi dan harus kita selesaikan secara intelektual juga” tambahnya lagi.

Dr Hamid Fahmi adalah seorang intelektual sekaligus pewaris Pondok Modern Darussalam Gontor, yang juga anak kandung dari (alm) KH. Imam Zarkasy, salah satu dari tiga pendiri PP Modern Darussalam Gontor.

MIUMI sendiri akan mewakafkan sebanyak 1000 buku Misykat yang akan dikirim ke 1000 lembaga pendidikan yang ada diseluruh Indonesia.

Penulis: Budi Prasetyo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas