• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribunnews.com

Puluhan Senjata Tanpa Izin Disita dari Anggota Perbakin

Kamis, 31 Mei 2012 17:48 WIB
Puluhan Senjata Tanpa Izin Disita dari Anggota Perbakin
Adi Suhendi/Tribunnews.com
Empat Senjata Api dan Puluhan senjata air softgun serta senjata angin tanpa izin yang disita dari anggota Perbakin, Rabu (31/5/2012)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri berhasil mengamankan empat senjata api, puluhan senjata angin, dan puluhan senjata air softgun dari kediaman dua orang kolektor senjata, Kamis (31/5/2012) pagi.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat dilakukan penangkapan terhadap dua orang yang diduga menyimpan atau memilik senjata api tanpa izin," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dari hasil penangkapan TK alias G yang merupakan anggota Perbakin, disita berbagai senjata api senapan angin dan air softgun.

Dari TK, polisi mengamankan satu unit Air soft gun jenis AK 47 warna hitam, satu unit senjata air softgun senjata jenis tayer warna hitam, satu unit senapan angin gas jenis tayer LG 110 buatan Austria, satu unit senapan angin air force model airforce 01, satu unit senjata api kaliber 30 jenis jungle, satu unit senjata api kaliber 25 jenis ruger model 110 22 karbin, satu unit senjata api kaliber 22 merk bruno warna coklat, satu unit senjata api kaliber 22 merk bruno warna loreng.

Selain itu, polisi pun mengamankan berbagai peluru dari kediaman TK, 742 butir peluru tajam kaliber 22, seratus butir peluru karet 9 milimiter, 342 butir peluru tajam kaliber 223, 477 butir peluru tajam kaliber 308, 2 butir peluru tajam kaliber 30 zanyel, 2 kotak peluru air kaliber 46, satu kotak gas CO2, serta satu butir peluru latihan kering.

"Kita sita di tempat pistol air soft gun 40 pucuk, senjata laras panjang air soft gun 16 pucuk, senapan angin 12 pucuk," jelasnya.

Kemudian dari kediaman YK polisi menyita satu buah senapan angin merk air force warna merah kombinasi hitam model 0901 buatan Amerika, satu buah senapan angin merk air arm 55 milimiter warna coklat, satu buah senapan angin merk smatra 6,35 milimiter, dan berbagai senapan angin lainnya.

"Kasus ini dikenakan kepada pelanggaran terhadap UU darurat 12 tahun 1951. Pelaku juga terdaftar sebagai anggota Perbakin. Akan tetapi memiliki senjata yang tidak ada izin termasuk senjata peluru tajam," ungkap Saud.

Selain itu, menurut Saud untuk senapan angin dan air softgun, serta berbagai senjata lainnya pun tidak ada ijin dari Polda.

"Untuk pengembangan darimana mereka peroleh semuanya masih diproses," ucapnya.

Polisi mengamankan puluhan senjata api, senjata air softgun, dan senjata angin dari beberapa tempat diantaranya di Ciputat, Jembatan Lima Jakarta Barat, Apartemen di Jalan KH Mas Mansyur Jakarta Pusat, dan Pancoran Jakarta Selatan.

"Beberapa senjat tersebut dipajang di dinding-dinding gudang senjata mereka," ungkap Saud.

Ayo Klik:

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
1 KOMENTAR
580111 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • lorenzo-Senin, 4 Juni 2012 Laporkan
    Itu pasti temen2nya polisi yang berani
    begitu...siapa sih yang berani kalo belum
    tau polisi tuh bisa bisa dibayar.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas