• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribunnews.com

Pidato Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Beredar Luas

Senin, 4 Juni 2012 10:12 WIB
Pidato Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Beredar Luas
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekjen International Conference for Islamic Scholars (ICIS), Hasyim Muzadi, berbicara pada dialog lintas agama RI-Ethiopia di kantor ICIS, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2011). Dialog ini membahas pengalaman Indonesia dan Ethiopia dalam mengatur keberagaman budaya dan agama di negara masing-masing untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

TRIBUNNEWS.COM - Pidato mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH HAsyim Muzadi beredar luas melalui pesan berantai BlackBerry Messenger dan media sosial seperti Facebook dan blog.

Pidato yang heboh itu berisi pandangan mantan pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mengenai sejumlah isu kontroversial seperti Ahmadiyah, toleransi antarumat beragama, Gereja Yasmin, Lady Gaga, Irshad Manji, dan perkawinan sejenis.

"Pidato itu beredar di seluruh jagad raya. Saya dapat (pesan berantai) dari mana-mana," kata Ali Mukhtar Ngabalin, Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Senin (4/6/2012), kepada TRIBUNnews.com.

TRIBUNnews.com, yang menerima beberapa pesan berantai itu pagi ini, coba menelusuri di Google dengan kata kunci "pidato Hasyim Muzadi".

Beberapa halaman akun Facebook dan blog memuat pidato Hasyim tersebut, yang isinya persis sama dengan pesan berantai di BBM.

Hasyim Muzadi sendiri telah mengonfirmasikan isi pidato ini.

Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai pidato Hasyim Muzadi:

KH. Hasyim Muzadi, Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU  ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti krn laporan dr dlm negeri Indonesia. Slm berkeliling dunia, saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia.

Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH, memang krn Ahmadiyah menyimpang dr pokok ajaran Islam, namun sll menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali kesana, namun tampaknya mereka tdk ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adl lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu mlkkan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak, kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dr Perancis yg masih mempersoalkan Jilbab, lbh baik dr Denmark, Swedia dan Norwegia, yg tdk menghormati agama, krn disana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhir'a kmbl kpd bngsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan tegas, membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme".

BACA JUGA

Pandangan KH Hasyim Muzadi soal Lady Gaga 

Konser Lady Gaga

Kontroversi Irshad Manji

Ahmadiyah

Gereja Yasmin

NASIONAL POPULER
 
Editor: Dahlan Dahi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
64 KOMENTAR
589021 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • wahyu-Sabtu, 15 Februari 2014 Laporkan
    oke pak
  • Hamonangan Nasution-Sabtu, 15 Februari 2014 Laporkan
    Perlu disuarakan lg lbh krs & lantang !
    Indonesia punya demokrasi sendiri, demokrasi terpimpin demokrasi pancasila.
    Ahmadiyah kerkesan menistakan agama islam jd hrs diadili sesuai hukum yg berlaku.
    Barat jgn mengadu domba dan jgn memaksakan demokrasinya !
    Indonesia butuh capres yg tdk diintervensi asing !
  • Ibnu Aris-Sabtu, 4 Agustus 2012 Laporkan
    99,9% Isi pidato Hasyim Muzadi mendapat dukungan oleh rakyat Indonesia ,terkecuali ahmadiyah
  • Abdul Latif-Selasa, 31 Juli 2012 Laporkan
    Orang2 yang anti dengan budaya asing,anti orang2 asing,anti pembaharuan,anti berbeda agama dan anti berbeda tafsiran al Quran, adalah klompok manusia primitif,anak2 atau jahilliah.


    Anjing anti kepada pedatang2 baru dia akan menggonggong sampai pendatang
  • Suwahat Alwi-Selasa, 31 Juli 2012 Laporkan
    100% setuju. jd indonesia layak jadi GURU DEMOKRASI maupun GURU HAK2 ASASI MANUSIA dr pd As dan EROPA. DI AS, jk tak ada ELIJA MUHAMMAD dan MUHAMMAD ALI(sang Petinju), mk, orang RAS BERWARNA TDK BISA makan di resto bareng dgn org KULIT PUTIH. UNTUNG
  • Bahrian Yoga-Senin, 30 Juli 2012 Laporkan
    sosok kiyai seperti ini yg kita harapkan, agar dunia tau tentang toleransi yg ada di indonesia.
  • Miftah Jejak-Sabtu, 28 Juli 2012 Laporkan
    Bismillah.....
    kiyai ini lah sosok yang dibutuhkan umat islam, dengan berani berpidato tentang kebenaran kondisi ril umat islam di indonesia di forum dunia berbeda dengan kebiasan para tokoh yang justru mendikriditkan umat islam hanya mencari simpatik dar
  • Farhana Said-Jumat, 27 Juli 2012 Laporkan
    emang kata2 yang salahnya di mana? kok pada heboh..
  • Venna Justicia-Jumat, 27 Juli 2012 Laporkan
    kok bisa begitunya yaa?,,,,,.../???
  • Wawan Tani-Jumat, 27 Juli 2012 Laporkan
    ada hal2 yg bersikap prinsip dan ada hal2 yg bersifat tekhnis,.demikian juga dlam kehidupan beragama.qt akan sepakat dgn sikap dan tindakan apapun selagi menjunjung nilai2 kebenaran baik seagama maupun antar agama.di negeri ini banyak sekali pertikaian an
  • Mas Deepholer-Jumat, 27 Juli 2012 Laporkan
    kali ini saya setuju, smoga ini memang berawal dr niat baik pak Muz demi menegakan agama Allah, demi kerukunan umat dan demi pembelajaran yg baik sehingga dapat membuka mata kita semua.

    namun memang alangkah baiknya jika pidato ini bisa benar-benar di du
  • Eko Ismadi-Kamis, 26 Juli 2012 Laporkan
    - Pak Kyai ..... Sudah Urus Pondok Pesantren Saja ... Dan ajari dan Ingatkan Umat untuk berbuat baik sesuai dengan Tauladan Nabi Muhammad SAW, Hablul Minanas, Hablul Minallah, dan Romatan lilallamin. Semua orang dapat berkata benar.
    - Dari pada ngoreksi
  • Syafiwal Azzam-Kamis, 26 Juli 2012 Laporkan
    Saya pribadi sangat setuju dengan pidato Pak Kiyai. Berani dan gamblang. Yidak seperti sikap pemerintah yang banci. Kita harus berani melawan propaganda kaum kafir dari manapun datangnya. Dari luat negeri maupun dari dalam negeri. Indonesia adalah negara
  • Eko Suramto-Selasa, 24 Juli 2012 Laporkan
    Sepakat pak Muz...!!! betul betul itu....!!!
  • luka toni-Selasa, 24 Juli 2012 Laporkan
    BAIK SEKALI PIDATOX KYAI....TAPI SAYANG PIDATOX MASALAH PAPUA ITU SANGAT BERTOLAK BELAKANG....HASYIM DATANG KE PAPUA LIHAT APA YG KAU KATAKAN BENAR OPO SALAH...JGN CUMA CELOTEH YG NGGA BENAR....KERUKUNAN AGAMA CUMA ADA DI PAPUA DAN DITANAH T4 PA KYAI TING
  • Malvin Overlord-Selasa, 24 Juli 2012 Laporkan
    MAJU PAK HASYIIIM!!
    KICK THAT MORONS!!!
  • Anindito Leksono-Selasa, 24 Juli 2012 Laporkan
    sepakat sama pak hasyim
  • Didik Yusupman-Senin, 23 Juli 2012 Laporkan
    Pada akhirnya kebenaran jualah yg akan muncul membenarkan dan meluruskan,tetap istiqomah wahai pewaris para Nabi..
  • Jamin Amora-Kamis, 19 Juli 2012 Laporkan
    Setuju banget pak kyai.Luar biasa.Semoga Alloh merahmati anda.Jangan anda dengarkan komentar2 negatif ttg pidato anda ini.JANGAN DENGARKAN BISIKAN SYETAN.Pokoknya maju terus ,ummat islam bersama anda,dan ALLOH beserta kita.
  • Tampilkan lainnya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas