• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

Dipo: Akan Terbit Keppres Baru dan Wamen ESDM Baru

Rabu, 6 Juni 2012 09:28 WIB
Dipo: Akan Terbit Keppres Baru dan Wamen ESDM Baru
Sekretaris Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II Dipo Alam

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Sekretaris Kabinet (Sekab) Dipo Alam memastikan, pemerintah secepatnya akan menerbitkan keputusan presiden (keppres) yang baru terkait pengangkatan wakil menteri.

Hal ini dilakukan pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (5/6/2012) kemarin, yang mencabut penjelasan Pasal 10 UU Kementerian Negara karena dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum. Penjelasan Pasal 10 merupakan salah satu dasar pengangkatan wakil menteri.

"Keppres baru akan kita terbitkan. Secepatnyalah," Sekretaris Kabinet Dipo Alam mengatakan demikian saat menanggapi putusan MK, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/6/2012) kemarin.

Ditegaskan, Keppres baru yang akan diterbitkan nantinya akan memperbaiki penjelasan pasal 10 yang dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum.

Karenanya, Keppres baru tersebut akan sesuai dengan yang diminta MK. "Kami atau Mensesneg sedang bekerja untuk menyesuaikan keputusan MK tersebut," tegasnya.

Ditambahkan, pascaputusan MK, tidak ada posisi status quo untuk Wamen. Sehingga Wamen tetap bekerja hingga nanti diperkuat dengan lahirnya Keppres baru. "Intinya bekerja seperti biasalah. Secara profesional," tegas Dipo Alam.

Lebih lanjut saat ditanya apakah bersamaan dengan terbitnya Keppres baru akan ada pergantian Wamen? Dipo memastikan bakal ada nama baru yang akan mengisi posisi Wamen ESDM. "Ya ada, seperti Wamen ESDM yang meninggal itu pasti ada," ujarnya.

"Saya kira ini happy ending dan baiklah, ada orang yang menguji, akhirnya MK menguji secara baik. Dan memang haknya presiden untuk memilih menteri dan wamen," jelasnya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Rachmat Hidayat
1 KOMENTAR
596951 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • -Rabu, 6 Juni 2012 Laporkan
    MK hanya mengoreksi dan hasil koreksi ini akan diperbaiki melalui keppres yg nanti akan dikeluarkan oleh presiden, krn utk mengurus negara ini ga mudah, dan utk beberapa pos kementerian membutuhkan wamen.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas