• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 30 Oktober 2014
Tribunnews.com

Seskoad Gelar Geladi Posko Skenario Penumpasan Insurjen

Kamis, 7 Juni 2012 12:08 WIB
Seskoad Gelar Geladi Posko Skenario Penumpasan Insurjen
Tribunnews.com/Wahyu Aji

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad) yang tergabung dalam Pasis Dikreg L-Teladan, selama dua hari, mulai tanggal 5 sampai dengan 6 Juni 2012, menggelar Geladi Posko Skenario Penumpasan Insurjen Sosialis Model Baru di Jawa Timur, bertempat di Seskoad Bandung, Jawa Barat.
 
"Pelaksanaan Geladi Posko ini mengacu pada buku Geladi Posko-I tingkat Korem ‘Wira Sakti XXII-A’ TA. 2012 yang dibuat oleh pejabat Direktur Geladi (Dirgla) Pasis Kristomei Sianturi, dibantu oleh pejabat Wakil Dirgla Pasis Fikri Musmar beserta para pejabat Staf Perancang Geladi (SPG)," jelas Humas Senat Dikreg L-Teladan, Mayor Cpm Anggiat Napitupulu, S.H. Dalam keterangan pers Tribunnews.com, Kamis (7/6/2012).

Skenario menggambarkan tentang situasi di wilayah Jawa Timur yang mulai kacau, dimana kehidupan sosial masyarakat semakin sulit akibat aksi kekerasan/kriminalitas yang dilakukan oleh gerombolan insurjen berhaluan ideologi sosialis model baru. Di dalam melakukan aksinya, para gerombolan mempengaruhi masyarakat dengan cara memaksa dan menyiksa serta merampok hasil bumi milik rakyat miskin. 

Setelah Presiden RI memberlakukan status Darurat Sipil, dalam beberapa bulan terakhir gerombolan insurjen bersenjata ini semakin menunjukkan dirinya secara nyata dengan menyebarkan selebaran dan membawa bendera berlambang palu-arit, sehingga membangkitkan minat eks Tapol/Napol G 30 S/PKI yang tersebar di wilayah Jawa Timur untuk bergabung dengan insurjen pimpinan Ujang Larajanda.

Eskalasi situasi wilayah semakin kritis dan tidak dapat teratasi oleh Pemda Jawa Timur, sehingga Gubernur Provinsi Jawa Timur melaporkan kepada Presiden RI. 

Sejak Presiden RI memberlakukan keadaan Darurat Militer di wilayah Jawa Timur selama 6 bulan, maka Panglima TNI pun diperintahkan untuk segera mengambil tindakan militer. Selanjutnya, Pangdam V/BRW ditunjuk sebagai Penguasa Darurat Militer Daerah (PDMD), sedangkan Pangkoops Jatim dijabat oleh Pangdivif 2/K. Pangkoops Jatim melaksanakan operasi penindakan dengan sandi operasi “Teladan Sakti”.

Sementara itu, Korem 081/DSJ bertindak sebagai Kosektor 081/DSJ yang menumpas insurjen di daerah Madiun, Pacitan, Ponorogo, Tulungagung, Ngawi, Lumajang, Nganjuk, Blitar dan Trenggalek. 
Di sela-sela pelaksanaan Geladi Posko, Pasis Bambang Purstyadi yang menjabat sebagai unsur Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) mengatakan bahwa Pasis Dikreg-L/Teladan berupaya memberikan sumbangsih nyata kepada Lembaga Seskoad serta TNI AD berupa buku penyelenggaraan Geladi Posko Korem dalam Operasi Lawan Insurjensi (OLI) untuk dapat digunakan sebagai referensi, sehingga nantinya akan menunjang penyempurnaan konsep Korem dalam OLI.

Dalam penyelenggaraan Geladi kali ini, ada suatu kekhususan yaitu bahwa di lingkungan Seskoad belum pernah diselenggarakan Geladi Posko-I Tingkat Korem dalam OLI, sehingga Pasis Kristomei Sianturi, Pasis Fikri Musmar beserta seluruh staf perancang geladi harus bekerja keras bahu membahu mewujudkan model geladi yang baru. 

Lebih lanjut Bambang menuturkan bahwa seluruh Pasis Dikreg L/Teladan baik penyelenggara maupun pelaku telah melakukan brain storming dan perdebatan yang cukup keras hingga pencapaian perumusan Korem dalam OLI berhasil dibukukan serta Geladi pun dapat berjalan dengan baik.

"Diharapkan, referensi ini dapat bermanfaat bagi seluruh satuan jajaran TNI AD khususnya Pasis Dikreg Seskoad mendatang," tambah Mayor Cpm Anggiat Napitupulu, S.H.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Gusti Sawabi
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas