• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

Sutan Bhatoegana: Anas Pantas Kritik SBY

Selasa, 19 Juni 2012 19:06 WIB
Sutan Bhatoegana: Anas Pantas Kritik SBY
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Sutan Bathoegana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat (PD), Sutan Bhatoegana, menganggap pantas Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum PD mengkritik kinerja pemerintah kendati dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Sutan, meski PD adalah pengusung dan pendukung pemerintahan SBY-Boediono, bukan berarti tidak boleh memberikan kritik dan saran. Apalagi, kritik yang disampaikan Anas adalah positif, yakni demi kinerja pemerintah yang lebih baik.

"Anas itu adalah Ketua Umum Partai Demokrat. Kalau dia mengkritik pemerintah kan positif, bukan judgement. Itulah kritik agar pemerintah lebih baik," kata Sutan saat dihubungi, Selasa (19/6/2012).

Senin (18/6/2012) kemarin, Anas memberikan pernyataan menyusul merosotnya tingkat dukungan atau elektabilitas kepada PD sebagaimana hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) terakhir.

Penyebabnya, PD gagal melakukan disiplin internal atas kasus korupsi yang menyeret sejumlah elitnya, publik kecewa atas kinerja Presiden SBY selaku presiden yang diusung PD, dan PD terlalu sibuk dengan pertengkaran internal sehingga program partai tidak jalan.

Atas hasil survei itu, Anas mengkritisi kinerja pemerintahan Presiden SBY dan memastikan kinerja itu agar bisa meningkatkan kepuasan rakyat. Anas memandang, tingkat dukungan publik kepada PD juga tergantung pada keberhasilan kinerja pemerintah.

Sutan yang juga Sekjen Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator PD, menilai apa yang disampaikan Anas itu tidak berlebihan kendati sebelumnya SBY selaku petinggi PD justru meminta kader yang bermasalah hukum untuk mundur.

"Enggak ada kaitannya itu. Anas adalah ketua umum, tidak ada kaitannya dengan kasus itu. Anas menanggapi itu sebagai ketua umum. Jadi, harus dilepaskan dari kasus per kasus," ujar Sutan.

Sutan merasa yakin partainya bisa melalui berbagai badai politik dan hukum yang menyeret sejumlah kader PD.

"Langit memang kadang ada halilintar dan mendung agar muncul pilot yang handal, begitu juga dengan Demokrat. Dengan badai ini nanti akan muncul pemimpin yang handal. Ini agar Demokrat bisa lebih tegar. Kita harus positive thingking, kalau negatif kerja juga jadi enggak semangat, muka jadi mengkerut terus," tukasnya.

Lihat Juga:

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
643062 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas