Senin, 25 Mei 2015
Tribunnews.com

Dari Lakalantas Sampai Bakar Jenazah di Mimika Papua

Rabu, 20 Juni 2012 22:44 WIB

Dari Lakalantas Sampai Bakar Jenazah di Mimika Papua
Tribun Timur/Muhammad Abdiwan/Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Mabes Polri mengklaim, kondisi di Kwamki Narama, Mimika, Papua sudah kembali normal setelah sebelumnya terjadi bentrokan antara dua kelompok di daerah tersebut.

"Situasi di Mimika paskaterjadinya kerusuhan di Kwamki Lama, Mimika, kini masyarakat telah terkendali setelah beberap kali terjadi serangan antara ke dua kelompok masyarakat," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2012).

Saud menjelaskan kronologi kerusuhan yang terjadi di Mimika, kejadian berawal terjadinya kecelakaan lalu lintas pada 20 Mei 2012 di sebuah jalan.

Saat itu Roni yang membonceng Mike yang merupakan warga kelompok atas menabrak motor Oni seorang warga kelompok bawah yang telah terparkir di pinggir Jalan.

"Saat Roni dan Mike sedang mabuk dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dari arah gorong-gorong menuju gardu induk," jelas Saud.

Akibat kecelakaan tersebut Roni meninggal dunia. Entah siapa yang memprovokasi, akhirnya timbul isu yang mengatakan bahwa Roni tewas dibunuh kelompok bawah, wal hasil pertikaian pun tidak terelakan.

Kerusuhan pun tidak dapat terelakan dan mengakibat korban meninggal dunia, kerusuhan berlanjut pada 3 Juni 2012, kemudian lanjut kembali tanggal 5 dan 6 Juni 2012 sampai akhirnya pertikaiaan pun diselesaikan secara adat ditandai dengan acara bakar batu.

Halaman12
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas