Selasa, 25 November 2014
Tribunnews.com

43 Mahasiswa Calon PA PK TNI terima Pembekalan

Rabu, 27 Juni 2012 19:46 WIB

43 Mahasiswa Calon PA PK TNI terima Pembekalan
Dokumen
latihan mahasiswa

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 43 mahasiswa beasiswa TNI dari berbagai universitas di Indonesia menerima pembekalan dari berbagai bidang selama mengikuti pemusatan latihan yang diselenggarakan oleh Spers Mabes TNI, di Pusat Pendidikan Infantri (Pusdikif) TNI AD Cipatat Bandung, Rabu (27/6/2012).
 
Dalam keterangan pers yang diterima Tribunnews.com, selama lima hari, para mahasiswa beasiswa TNI akan diberikan beberapa pembekalan baik yang bersifat teori maupun praktek yang telah dijadwalkan oleh Spers Mabes TNI.

"Beberapa kegiatan tersebut antara lain pembekalan kepribadian, pembekalan mental idiologi dan pembekalan kematraan, baik matra darat, laut maupun udara. Selain itu, para peserta juga diberikan pelajaran dasar baris-berbaris serta mendapat pembinaan kesegaran jasmani untuk menjaga kondisi fisik dalam menghadapi seleksi tingkat pusat penerimaan Perwira Prajurit Karir (PA PK) TNI," jelas Komandan Latihan (Danlat) Pelatihan Terpusat Mahasiswa Beasiswa PA PK TNI, Letkol Inf Judi Paragina saat memberikan pengarahan kepada mahasiswa beasiswa TNI di Pusdikif  TNI AD. 

Lebih lanjut dikatakan, 43 mahasiswa beasiswa TNI yang berasal dari berbagai Fakultas dan Jurusan seperti Fakultas Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Psikologi serta Jurusan  Farmasi dan Arsitektur, Teknik Penerbangan dan Oceanografi tersebut akan dibagi menjadi tiga matra yaitu TNI AD 18 orang, TNI AL 20 orang dan TNI AU 5 orang.

"Pemusatan Latihan Mahasiswa Beasiswa TNI bertujuan agar mahasiswa beasiswa TNI dapat memahami posisinya sebagai seorang calon perwira TNI, sehingga memiliki kepribadian dan kesehatan yang baik dan tidak mudah terpengaruh lingkungan yang negatif serta memiliki bekal awal untuk menjadi seorang perwira TNI," tambah Letkol Inf Judi Paragina.
 
Komandan Latihan menegaskan bahwa mahasiswa Beasiswa TNI tidak serta merta lulus menjadi seorang  calon perwira TNI, namun terlebih dahulu mengikuti seleksi tingkat pusat yang diselenggarakan oleh Spers Mabes TNI. Pelatihan terpusat bagi mahasiswa beasiswa TNI seperti ini dianggap penting untuk menjaga kondisi fisik dan kesiapan mental dalam mengikuti seleksi tingkat pusat PA PK TNI.
 
Sementara itu, salah satu peserta latihan Septian Bagus Kurnia seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Jakarta, angkatan 2006 menuturkan, bagi sebagian mahasiswa, menjalani rutinitas dan disiplin kemiliteran mungkin akan terasa berat, namun demi mencapai cita-cita yang telah diimpikan sejak kecil, semua itu akan terasa ringan karena dijalani dengan ikhlas dan penuh semangat.
 
Hal senada juga dirasakan Cristina Widosari Susilo, mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Hang Tuah, yang rela datang dari Surabaya untuk mengikuti Pemusatan Latihan Mahasiswa Beasiswa TNI.

Baginya kegiatan semacam ini terasa menyenangkan karena dapat bertemu dengan rekan-rekan sesama mahasiswa  dari seluruh Indonesia, dimana sebagian besar peserta Pemusatan Latihan berasal dari Fakultas Kedokteran.
 
Bagi mahasiswa beasiswa TNI yang dinyatakan tidak lulus pada seleksi tingkat pusat diwajibkan mengikuti tes ulang pada tahun berikutnya karena setiap calon PA PK beasiswa TNI telah terikat kontrak dengan TNI dan telah menandatangani pernyataan yang isinya antara lain bahwa setiap calon sanggup mengembalikan biaya yang dikeluarkan oleh negara apabila berulang kali tidak lulus dalam seleksi calon PA PK TNI sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas