• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Tiga Pejabat Polda Sulut Dimutasi Jadi Pamen di Yanma Polri

Kamis, 28 Juni 2012 17:42 WIB
Tiga Pejabat Polda Sulut Dimutasi Jadi Pamen di Yanma Polri
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo menggelar serah terima jabatan (Sertijab) tujuh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), beserta beberapa pejabat lain di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2012) Ketujuh Kapolda tersebut adalah Kapolda Bali, Kalimantan Tengah (Kalteng), Maluku Utara (Malut), Kepulauan Riau (Kepri), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Utara (Sulut), dan Sulawesi Tenggara (Sulteng). (TRIBUNNEWS.COM/Dany Permana)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pejabat teras di Polda Sulawasi Utara (Sulut) terkena mutasi masal, tidak tanggung-tanggung tiga pejabatnya dipindahkan hanya menjadi Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Mabes Polri alias non job.

Berdasarkan surat keputusan Kapolri nomor ST/1380/VI/ 2012 tertanggal 27 Juni 2012 sebanyak 118 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) terkena mutasi massal berdasarkan, termasuk tiga pejabat teras di Polda Sulut, termasuk Wakapoldanya.

Kombes Pol Jenmard Mangolui Simatupang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sulut dimutasi menjadi Pamen di Yanma Polri. Posisi yang ditinggalnya diisi Kombes Pol Kartino Wangsadisasta yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Dikmas Ditlantas Babinkam Polri.

Senasib dengan Kombes Pol Ishak Robinson Sampe yang sebelumnya menjabat sebagat Itwasda Polda Sulut dimutasi tanpa jabatan menjadi Pamen di Yanma Polri. Posisinya digantikan Kombes Pol Sutoyo yang sebelumnya menjabat sebagai Irbidjemen SDM I Itwil V Itwasum Polri.

Kemudian, AKBP Stephanus Lumowa yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Propam Polda Sulut dimutasi menjadi Pamen di Yanma Polri, posisi Stephanus digantikan AKBP Yusuf Setyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit A 23 Den A2 Dit A Baintelkam Polri.

Entah apa yang menjadi pertimbangan Mabes Polri memutasi ketiga Pamen di Polda Sulut dan tidak diberi jabatan apa pun. Berkembang isu bahwa hal tersebut terkait dengan aksi penodongan anggota kepolisian terhadap seorang tukang parkir di Club Deluxe, Hotel Peninsula Manado, Senin (30/4/2012) malam yang mengakibatkan sembilan orang anggota polisi Sulut ditahan.

Menyikapi isu yang berkembang tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar membantah bila mutasi tersebut terkait dengan kasus penodongan tersebut.

"Oh bukan, itu hal lain, maksudnya yang ditempat kafe itu sembilan anggota itu ya? Tidak (terkait itu), kalau itu murni memang dari tindakan yang dilakukan anggota itu sendiri, jadi tidak terkait dengan pergantian yang saat ini dilakukan," ungkap Boy di Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2012).

Menurut Boy pada prisnsipnya mutasi tersebut dalam rangka kebutuhan organisasi kepolisian dalam rangka mendukung visi dan misi Polri, serta sistim pembinaan karir anggota di internal polri.

"Jadi tentu ini hal rutin dan sifatnya mutasi wajar," ujarnya.

Selain tiga Pamen di Polda Sulut yang dimutasi tanpa diberi jabatan kembali, ada pula Pamen yang dipindah dengan mendapatkan jabatan lain. Kombes Yadi Suryadinata yang sebelumnya menjabat Direktur Intelejen dan Keamanan di Polda Sulut, kini mendapat tugas baru sebagai Kabagpro roanalisi Baintelkam Polri, sementara jabatan yang ditinggalkannya diisi Kombes Pol Teddy Setiadi yang sebelumnya sebagai Wadyaiswara Muda Sespimen Sespim Polri Lemdikpol.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Willy Widianto
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas