• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribunnews.com

144 Prajurit Kopassus TNI dan China Latihan Bersama

Selasa, 3 Juli 2012 17:16 WIB
144 Prajurit Kopassus TNI dan China Latihan Bersama
/DEDY SINUHAJI
Personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan persiapan upacara memperingati hari Kebangkitan Nasional di puncak Gunung Sinabung,Kabupaten Karo,Sumut,Jumat (20/05/2010). Dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional,Kopassus melakukan upacara pengibaran bendera di puncak Gunung Sinabung. Bendera yang dikibarkan pada daratan setinggi 2.460 Mdpl tersebut bertema Ekspedisi Bukit Barisan Wilayah Sumut puncak Sinabung. Diikuti oleh 381 peserta yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari Kodam,Kostrad,Kopasus,kelompok mahasiswa pecinta alam,civitas akademmika dan masyarakat. Tribun Medan/Dedy Sinuhaji

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dan Kepala Staf Kodam Jinan (China) Mayjen Ma Qiu Xing secara resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Sharp Knife ke-2 TA. 2012 antara Pasukan Khusus TNI AD dengan People’s Liberation Army (PLA) di Pangkalan Latihan Terpadu Jinan China, Selasa (3/7/2012). 

Sebanyak 144 prajurit Kopassus kedua negara, tergabung dalam latihan ini dengan menggunakan sistem latihan terbagi menjadi dua Kontingen A dan B. Kontingen latihan A dipimpin oleh Mayor Liu Xiao Dong (China) membawahi 72 orang gabungan dari personel TNI dan PLA. Sedangkan Kontingen latihan B dipimpin oleh Mayor Inf Adek Chandra D., dengan jumlah personel yang sama.
 
Dalam keterangan pers yang diterima Tribunnews.com, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, amanat yang dibacakan Danjen Kopassus, mengatakan bahwa perkembangan lingkungan strategis mengarah pada isu-isu asimetris yang mendorong setiap negara untuk membangun kemitraan strategis guna membangun kepentingan bersama, membangun saling pengertian dan perasaan kebangsaan yang saling menghargai guna mengatasi setiap permasalahan yang muncul antara negara mitra.

"Setiap negara juga harus membangun kesamaan persepsi dan langkah bersama dalam penanganan ancaman terorisme, kejahatan lintas negara, penyelundupan senjata, pelintas batas ilegal yang merugikan negara," tegas Danjen Kopassus.

Indonesia dan China merupakan bagian dari komunitas dunia memiliki kewajiban internasional untuk menjaga stabilitas kawasan. Kewajiban tersebut bukan saja merupakan konsekuensi sebagai warga dunia, melainkan juga, bagi Indonesia merupakan amanat konstitusi. Demikian juga China, yaitu turut menjaga perdamaian dunia. 

Latihan bersama anti teror antara TNI dengan PLA diharapkan menjadi jembatan dalam memperkuat hubungan dan kerjasama penguatan kapasitas serta kapabilitas kedua Angkatan Bersenjata, khususnya satuan anti terror TNI dan PLA, serta membangun saling pengertian antara Indonesia-China saat ini dan di masa mendatang. 

"Seluruh perserta latihan agar kiranya para prajurit dapat memetik hikmah dan pelajaran dari setiap latihan atau kerjasama militer yang dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Panglima TNI juga berharap adanya keterpaduan langkah, kesamaan pandangan dan pola tindakan dalam menanggulangi ancaman yang di skenariokan dalam latihan," jelas Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya.

Selanjutnya kedua Angkatan Bersenjata diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan dan saling pengertian antara TNI dan PLA dalam rangka mendukung semakin kokohnya hubungan dan kerja sama bilateral RI-China dimasa yang akan datang. 
Hadir dalam acara tersebut, delegasi Indonesia antara lain : Atase Pertahanan RI di China Kolonel Lek Surya Margono, Atase Darat Kolonel Arh Kuat Budiman, Asintel Danjen Kopassus Kolonel Inf Teguh M.A, serta Kolonel Psk Rolland DG Waha dan segenap pejabat tinggi militer China lainnya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
689541 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas