• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

Panglima TNI: Situasi Perkembangan Global Kurang Kondusif

Jumat, 6 Juli 2012 21:00 WIB
Panglima TNI: Situasi Perkembangan Global Kurang Kondusif - 33.jpg
IST
Panglima TNI: Situasi Perkembangan Global Kurang Kondusif - 23.jpg
IST
Panglima TNI: Situasi Perkembangan Global Kurang Kondusif - 17.jpg
IST
Panglima TNI: Situasi Perkembangan Global Kurang Kondusif - 1_(1).jpg
IST
Panglima TNI: Situasi Perkembangan Global Kurang Kondusif - 2_(1).jpg
IST

TRIBUNNEWS.COM - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E.,  menerima pelaporan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Keuangan (Kapusku) TNI Laksma TNI Dr. Suwarno K., M.B.A. kepada Laksma TNI Tri Prasodjo di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (6/7/2012). Demikian rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com.
 
Sertijab tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/343/V/2012 tanggal 29 Mei 2012. Laksma TNI Tri Prasodjo sebelumnya menjabat sebagai Dirminlakgar Renhan Kemhan RI. Sedangkan Laksma TNI Dr. Suwarno K., M.B.A., selanjutnya akan menjabat sebagai Staf Khusus Kasal.
                                                                                           Dalam amanatnya Panglima TNI menyampaikan bahwa, bila mencermati perkembangan global, maka terlihat bahwa dunia saat ini sedang mengalami situasi yang kurang kondusif, baik dari aspek keamanan maupun ekonomi. Perekonomian global belum dapat pulih dari pengaruh krisis ekonomi di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa, bahkan cenderung akan memburuk akibat krisis keamanan di kawasan Timur Tengah yang belum kunjung reda. Dengan demikian, tahun 2012 diprediksi akan menjadi tahun perjalanan yang berat, dimana volatilitas menjadi sangat tinggi dan sulit untuk mendapatkan trend pasar positif yang panjang.
 
Di tengah ancaman krisis global tersebut, perekonomian Indonesia memiliki kondisi yang cukup baik dan mampu survive. Kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 2012 diproyeksikan solid, dengan pertumbuhan hingga 6,7 persen.  Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi tersebut belum cukup mendorong percepatan pembangunan, sehingga juga berpengaruh  terhadap percepatan pembangunan di bidang militer dan pertahanan nasional.
 
Sehubungan dengan sertijab Kapusku TNI ini dan mencermati kecenderungan perkembangan nasional serta global, Panglima TNI berharap,  agar adanya kesinambungan peningkatan  kinerja di jajaran Pusku TNI dalam rangka menjaga, memelihara dan meningkatkan dinamika organisasi, serta menyempurnakan sinergitas satuan, guna menghadapi setiap perubahan yang berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas pokok TNI.
 
Usai menerima Pelaporan Sertijab Kapusku TNI, ditempat yang sama Panglima TNI menerima pelaporan  kenaikan pangkat 19 Perwira Tinggi (Pati) TNI.  
 
Para Pati yang melaksanakan pelaporan  kenaikan pangkat antara lain : Laksda TNI Ir. Bambang Dwi Nirbito. M.M (Pa Sahli Tk. III Bid. Wassus & LH Panglima TNI); Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo (Dankobangdikal); Marsda TNI Agus Supriatna (Pangkoopsau II); Brigjen TNI Natsri Anshari, S.H., LLM (Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI); Brigjen TNI Asep Subarkah Yusuf (Kapusjianstra TNI); Brigjen TNI Sumedy (Wagub Akmil); Brigjen  TNI Johny L. Tobing (Danrem 131/STG Kodam VII/Wrb (Manado); Laksma TNI Aan Kurnia, S.Sos (Danlantamal IX/Amb Koarmatim); Marsma TNI  Andi Pahril Pawi (Karopers TNI & Polri Setmilpres Kemsetneg; dan Marsma TNI Taufik Hidayat, S.E. (Dir SDM Ditjen Kuathan Kemhan).
 
Pelaporan kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor : Sprin/1045 /VII/2012 tanggal 5 Juli 2012.
 
Panglima TNI berharap kepada seluruh Pati TNI yang menerima kenaikan pangkat, untuk senantiasa meningkatkan kinerja dan profesionalitas, dengan menampilkan  serta mengembangkan kecerdasan emosional di lingkungan kerja, yang berperan penting dalam membentuk moral dan disiplin para anggotanya, serta dalam rangka mencapai enam dimensi kinerja, yaitu kualitas kerja, kuantitas hasil, ketepatan waktu, efektivitas penggunaan sumber daya, kemandirian fungsi kerja dan komitmen kerja.

Editor: Widiyabuana Andarias
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
700312 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas