• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Siswa SMK 29 Bikin Miniatur Pesawat

Minggu, 8 Juli 2012 23:43 WIB
Siswa SMK 29 Bikin Miniatur Pesawat
Tribun Jakarta/JEPRIMA
Pesawat Jabiru seri J430 merupakan hasil rakitan 200 siswa SMKN 29 Jakarta yang di pamerkan pada event Jakarta Fair di Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (25/06/2012). Pesawat Jabiru mempunyai berat 850 kilogram dan mampu menampung bahan bakar 140 liter dengan kapasitas penumpang sekitar empat orang. (Tribun Jakarta/ Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA – Setelah memancing perhatian pengunjung Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2012 dengan pesawat Jabiru J430 hasil rakitannya, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 29 Penerbangan Jakarta kembali ”berulah”.

Sekitar 70 siswa sekolah tersebut ramai-ramai membuat miniatur pesawat dengan bahan kertas berwarna-warni, lalu memajangnya di stand SMK 29 di arena PRJ.

Tak kurang dari 2.500 miniatur pesawat mereka pajang pada bentangan kain backdrop.
 
Menurut Ketua Komite Sekolah Bambang Syukur, kegiatan pembuatan miniatur pesawat dimaksudkan untuk memotivasi siswa agar tetap fokus dengan tujuan pendidikan dan kebutuhan mereka.

Selain mengeleminir tawuran, kegiatan ini diharapkan juga mampu memelihara atmosfir teknologi penerbangan dalam setiap individu siswa sesuai dengan bidangnya.

”Intinya, kegiatan ini memotivasi siswa untuk cinta dunia penerbangan,” tegas Bambang dalam rilisnya kepada Tribunnews.com, Minggu (8/7/2012).
 
Pencapaian siswa SMK 29 itu sendiri memang layak diapresiasi. Tidak sekadar merakit, mereka juga sukses menerbangkan pesawat hasil rakitannya. Uji coba Jabiru J430 dilaksanakan di lapangan terbang Pondok Cabe pada 12 April 2012.

”Pada tes pertama mencapai 4.000 kaki, sementara pada tes kedua berhasil mencapai 8.000 kaki, dengan kecepatan 120 mph,” kata Kepala Program Keahlian Airframe & Powerplant SMK 29 Jakarta, Ahmad Budiman. 

Sukses ini kemudian dikukuhkan oleh Gubernur Fauzi Bowo dengan meresmikan pesawat rakitan siswa SMK 29 ini sebagai ikon kebanggaan Jakarta di halaman Monumen Nasional, Mei 2012.

”Kami berharap, pesawat ini nantinya dapat diproduksi massal, bukan cuma untuk pameran,” imbuh Budiman. 

Dijelaskan, kegiatan perakitan Jabiru oleh siswa SMK 29 Jakarta sebenarnya telah dirintis sejak tahun 2008, jauh sebelum ’heboh’ perakitan mobil Esemka di Solo.

Perakitannya sendiri dilakukan sejak tahun lalu, setelah mendapatkan dukungan dari Kemendiknas (kini Kemendikbud – Red) dan Pemprov DKI Jakarta. Jabiru berbobot 200 kilogram, dengan panjang sayap 9,5 meter, panjang badan 6,5 meter, dan tinggi 2,4 meter. 

Dirancang dengan kapasitas empat kursi untuk pilot, co-pilot, dan dua penumpang, Jabiru diyakini mampu terbang sampai ke Singapura dan Malaysia.

”Dengan kekuatan 3300 cc berbahan bakar Pertamax, pesawat ini bisa digeber sampai ketinggian maksimal 14.000 kaki dengan kecepatan 130 knot. Tapi kalau untuk terbang lebih nyaman, cukup di bawah 10.000 kaki,” jelas Ahmad Budiman.

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
705071 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas