• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribunnews.com

Pengamat Nilai Parpol Terjebak Kartel Oligarki

Senin, 9 Juli 2012 19:45 WIB
Pengamat Nilai Parpol Terjebak Kartel Oligarki
Tribunnews.com/Herudin
Pengamat Politik UI Boni Hargens

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menilai, saat ini partai politik (parpol) di Indonesia sudah terjebak dalam kartel oligarki, yakni kebijakan dan kepemimpinannya ditentukan oleh orang yang sama.

"Parpol di Indonesia saat ini dikontrol oleh kartel oligarki, sehingga sulit keluar dari jebakan lingkaran setan kekuasaan. Beberapa parpol besar memang sudah digenggam kartel oligarki itu," kata Boni, Senin (9/7/2012).

Menurut dia, ada satu parpol di Indonesia yakni Partai NasDem yang sedang mencoba meruntuhkan pola kartelisasi parpol tersebut sebab pimpinan oligarki seperti Ketua Dewan Pembina NasDem, Surya Paloh berada di belakang layar dan membiarkan kalangan muda idealis dan intelektual menjalankan roda partai.

Boni menyebut bahwa model kerja parpol seperti NasDem tidak dipimpin oleh kartel.

"Surya Paloh sedang memberi contoh bagaimana harus membangun tradisi yang populis dimana dirinya tidak langsung mengontrol. Akhirnya kita singgung, kepemimpinan muda di NasDem, orang-orang yang tak dikenal, aktivis biasa. Suatu gebrakan baru, partai yang tidak dipimpin kartel," katanya.

Dia juga menyatakan bahwa parpol sekarang masih mewarisi cara berpolitik orde baru (orba) yakni terjebak dalam lingkaran setan kartel politik.
Kartel itu, mengatur bagaimana politik berproses, sehingga demokratisasi di Indonesia sesudah Soeharto tidak memperlihatkan perubahan dalam mutu.

Intinya, lanjut Boni, sesudah era orba, demokrasi Indonesia dibajak oleh orang-orang kaya.

"Mereka itu juga disebut oligarki. Para oligarki ini, berubah wujud dan modus vivendi menjadi kartel karena sesudah 1998 peran partai menguat," katanya.

KLIK JUGA:

Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
708051 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas