Jumat, 3 Juli 2015
Tribunnews.com

Penumpang Anak-anak Bertangisan Kelaparan di Bandara

Rabu, 18 Juli 2012 00:43 WIB

Penumpang Anak-anak Bertangisan Kelaparan di Bandara
Foto: Vera Anita
Suasana penumpang yang terlantar di ruang tunggu keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (17/7/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagian dari sekitar 400 penumpang Lion Air yang terlantar di Bandara Soekarno Hatta masih anak-anak, dan bayi.

Setelah menunggu delapan jam, mereka resah karena tak kunjung diterbangkan.

Bahkan, anak-anak itu bertangisan di tengah dinginnya malam. Hingga larut malam ini, mereka berada di terminal B1 dan B3.

Yudi, penumpang Air Lion dari Jakarta tujuan Pekanbaru menuturkan, tidak sempat makan.

"Penumpang anak-anak pada menangis karena kelaparan. Uang ada, tapi restoran sudah tutup semua," kata Yudi, salah seorang penumpang.

Menurutnya, penumpang diperlakukan tidak manusiawi. "Kami baru diberikan roti bakar. Dan pemberitahuan penundaan baru diberitakan setelah pukul 23.00 WIB, sehingga kami tidak sempat beli makanan. Sekarang, restoran sudah tutup semua," ujar Yudi.

Kami minta Menteri Perhubungan bertindak dan menindak maskapai yang terkesan menelantarkan penumpang. Karena terjadi keterlambatan, sedangkan penumpang ditelantarkan.

Halaman12
Penulis: Domu D. Ambarita
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas