• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

SBY: Saya Serius, Jangan Lakukan Penyimpangan APBN

Kamis, 19 Juli 2012 17:21 WIB
SBY: Saya Serius, Jangan Lakukan Penyimpangan APBN
AFP/ROMEO GACAD
Kanselir Jerman Angela Merkel (L) dan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (R) menjangkau berjabat tangan setelah konferensi pers bersama setelah pembicaraan bilateral di istana kepresidenan di Jakarta pada tanggal 10 Juli 2012. Merkel membuat resmi pertamanya kunjungan ke Indonesia untuk melakukan pembicaraan bilateral dengan Yudhoyono. AFP PHOTO / ROMEO GACAD

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku mendapat banyak informasi mengenai masih terjadinya penyalahgunaan anggaran Negara yang dilakukan pejabat Negara dengan anggota DPR.

Hingga kini tindakan itu, menurut SBY, masih ada pejabat yang berani melakukannya. Karena itu, SBY mengingatkan semua anggota kabinetnya untuk memberantas dan melakukan pengawasan terhadap aksi-aksi yang dilakukan bawahan.

“Saya serius. Ayolah mulai sekarang ini, saya tahu banyak hal, meski tidak selau banyak bicara, saya hemat bicara, supaya tidak gaduh dan secara politik tidak menimbulkan yang tidak-tidak. Tetapi saya tahu dan saya mengikuti,” katanya.

“Sekarangpun masih ada yang berani diatara parlemen mengajak eksekutif atau kongkalikong dengan eksekutif, ini sekian anggarannya, sekian persen anggarannya tolong dikeluarkan, masya Allah Nauzubillah, luar biasa,” tegas SBY mengingatkan dalam pengantar sidang Kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/7/2012).

Tegas diingatakan SBY, bahwa dirinya ingin bersama-sama Kabinetnya menyelesaikan tugas sampai masa bakti tahun 2014 mendatang. Sehingga ia meminta Kabinetnya sama-sama menjaga amanah untuk tidak tergoda untuk melakukan penyimpangan APBN.

“Saya punya informasi yang shahih. Tetapi saya mempercayakan kepada penegak hukum, KPK utamanya ditambah penegak hukum yang lain. Ini bulan Ramadhan marilah kita sambil beribadan dan berserah diri kepada Allah untuk memohon petunjuk memohon bimbingan agar kita diigatkan untuk tidak melakukan hal-hal tercela dan yang tidak terpuji,” pesan SBY mengajak.

SBY menegaskan bahwa dirinya sudah mengingatkan mengenai hal itu sejak dini. Namun diakui untuk hal itu, tidak ringan apalagi usai Agustus dan ramadhan, akan memasuki tahun-tahun politik. Dan situasinya akan selalu memanas di tahun politik.

Presiden juga mengingatkan agar para Menteri yang berasal dari Partai Politik tetap memprioritaskan tugas pokok buat melayani rakyat hingga akhir masa tugas 2014 mendatang.

Klik Juga:

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
1 KOMENTAR
740601 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Alia Rumadi-Jumat, 20 Juli 2012 Laporkan
    menurut saya pejabat yang sampai saat ini masih berani melakukan penyimpangan penyimpangan APBN artinya kan sudah mngkorupsi uang rakyat. pejabat yang seperti ini lebih baik mundur saja, karena menurut SBY, pejabat yang memang korup tidak ada lagi gunanya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas