• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribunnews.com

Angkutan Naikkan Tarif Sembarangan Bakal Kena Sanksi

Sabtu, 21 Juli 2012 16:56 WIB
Angkutan Naikkan Tarif Sembarangan Bakal Kena Sanksi
IST
Bus Primajasa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak dari hari pertama puasa, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI sudah menegaskan jangan ada angkutan yang menaikkan tarif semaunya jelang Lebaran nanti.

Kadishub DKI Udar Pristono menyatakan pihaknya akan mengultimatum seluruh awak bus angkutan Lebaran dan pengusaha angkutan agar mematuhi peraturan tersebut.

"Kami tegaskan, jangan menaikkan tarif sesuai kehendak sendiri. Bagi yang terbukti melanggar, akan kami berikan sanksi tegas mulai dari teguran lisan, tertulis, stop operasi hingga pencabutan izin operasional," ujar Pristono, Sabtu, (21/7/2012).

Pristono menerangkan, sanksi pencabutan izin operasional akan dikenakan jika angkutan tersebut melakukan pelanggaran setiap tahunnya. Dalam catatan Dishub DKI, lanjutnya, telah dilakukan penindakan terhadap perusahaan yang terbukti menaikkan tarif seenaknya.

Pada tahun 2009 pelanggaran tersebut sebanyak 53 kasus, 2010 ada 47 kasus dan tahun 2011 meningkat menjadi 83 kasus. "Para pelanggar ini hanya dikenai sanksi administrasi. Mereka dikenakan sanksi karena menaikkan tarif diatas tarif resmi, dengan kisaran 100,2 – 178,4 persen kenaikannya," pungkasnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas