• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribunnews.com

DPR Tunggu Janji KPK Usut Kasus Mafia Pupuk

Minggu, 22 Juli 2012 10:46 WIB
DPR Tunggu Janji  KPK Usut Kasus Mafia Pupuk
Tribun Jabar/Dicky Fadiar Djuhud
Kabid Humas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul tengah menunjukkan 1 dari 12 kontainer pupuk ilegal yang merugikan negara hingga Rp 1,2 miliar di terminal peti kemas Gedebage, Bandung, Jumat (4/11/2011)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Martin Hutabarat menegaskan Dewan menunggu janji KPK untuk mengusut kasus mafia pupuk yang diduga bagian dari persekongkolan antara eksekutif dan legislatif dengan melibatkan BUMN, untuk merampok uang negara sebagaimana disinyalir Presiden SBY baru-baru ini.

"Penyelewengan pupuk ini sudah berjalan lama dimulai dari atas. Dan sangat merugikan kepentingan petani," kata Martin kepada Tribunnews.com, Minggu (22/7/2012).

Komisi III DPR, menurut Martin, sudah berkali-kali meminta Kapolri dan Jaksa Agung bertindak mengusut kasus pupuk ini.

"Hari Selasa lalu Kajati Jawa Timur telah melaporkan ke Komisi III di Surabaya bahwa penyidik telah menetapkan M.A.M, SG sebagai tersangka penyelewengan pupuk bersubsidi senilai Rp 22.796.858.283," kata Martin.

Modusnya, lanjut Martin, dengan menjual pupuk urea bersubsidi 4.300 ton ke PTP XII dengan harga non subsidi.

"Di lapangan banyak terjadi penyelewengan seperti ini tapi sering tidak terendus karena pejabat dan aparat ada yang ikut bermain," kata Ketua DPN HKTI ini.

Dijelaskan Komisi III  menunggu tindakan konkrit dari Pimpinan KPK mengusutnya.
"Mulai dari kongkalikong diatas   yang melibatkan eksekutif, legislatif dan BUMN sampai kebawah," katanya. (Aco)

baca juga:

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Sugiyarto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
748932 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas