• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Wow! Anggaran Seleksi CPNS 2012 Rp 37,8 Miliar

Minggu, 22 Juli 2012 07:00 WIB
Wow! Anggaran Seleksi CPNS 2012 Rp 37,8 Miliar
tribunnews.com/herudin
PNS sedang menunggui tes cpns di depkes beberapa waktu lalu.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksanaan ujian seleksi penerimaan CPNS akan dilaksanakan serentak pada 8 September 2012 di sekitar 90 titik. Alokasi anggaran seleksi untuk ujian saringan masuk tersebut diperkirakan mencapai Rp.37.8 miliar(Rp 37.887.763.000).

"Alokasi anggaran untuk seleksi atau penerimaan untuk tahun 2012 sebesar Rp.37.8 miliar atau (Rp.37.887.763.000) untuk 14 kementerian atau lembaga negara yang membuka lowongaan baru. Sedangkan pada tahun 2011, alokasi anggaran sebesar Rp.80.1 miliar (Rp.80.146.282.000) untuk 24 kementerian atau lembaga negara yang membuka lowongaan baru," ujar Koordinator Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi kepada Tribunnews.com, Minggu(22/7/2012).

Dari gambaran diatas atau tahun anggaran 2012 menurut Uchok masih ada alokasi anggaran sebesar Rp 37 miliar untuk penerimaan pegawai sipil baru, dan hal ini memperlihatkan bahwa SKB (surat Ketetapan Bersama) yang ditandatangani 3 menteri yakni Menpan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri keuangaan "mandul" tidak bisa menghentikan penerimaan CPNS baru.

Lebih ironis lagi dan tidak tahu malu  adalah perilaku Kementerian Keuangaan, dimana menterinya sendiri yang ikut tandatangani dlm SKB tersebut, tapi lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap SKB tersebut. Dimana dalam tahun anggaran 2012, Kementerian Keuangaan membuka penerimaan pegawai negeri sipil dengan anggaran sebesar Rp.15.6 miliar (Rp.15.680.175.000).

"Berarti SKB 3 menteri tentang moratorium benar-benar tidak bisa diimplementasi alias gagal total, dan otomatis pada tanggal 3 Desember 2012 sebagai akhir moratorium, tidak usah dicabut lagi oleh karena selama ini pemerintah  tidak pernah serius dalam implementasi moratorium ini," jelasnya.

Kalau memang serius lanjut Uchok seharusnya, Kementerian Keuangan sebagai bendahara negara membatalkan semua program dan alokasi anggara kementerian atau lembaga yang pada tahun 2012 mempunyai program penerimaan PNS.

"Dan, tidak bisa dihentikan penerimaan PNS baru oleh karena adanya mafia PNS ini. Setiap CPNS yang bisa lolos dan diterima masuk sebagai PNS harus bayar uang pelicin dulu. Dan ini sangat merugikan masyarakat,"pungkasnya.

Berita Terkait: Ujian CPNS


Penulis: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
4 KOMENTAR
748651 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • kini telah tersedia togel elektronik, ktp saja ada yang elektronik masak togel nggak ada yang elektronik. togel elektronik dapat anda buka di http://e-togel.blogspot.com dan nikmati keuntungannya dengan membeli togel elektronik.
  • Prabu Ahmed-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    Inilah salah satu contoh kebiasaan buruk pemerintah, menghabiskan anggaran negara untuk kepentingan yang gak terlalu penting. Kenapa nggak mutasi aja PNS dari daerah2 lain yang berlebihan kuota nya...?? Toh sebagai PNS kan wajib bersedia di tempatkan di m
  • Tejo-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    @ muhaimin...komenta kamu ini sindiran tau memang kamu bener2 KUPER ya ?............ apa di Negara kita ini masih ada Departemen yg luput dri KORUPSI ?.... dari seleksi masuk sekolah TK sampai memilih TEMPAT KUBURAN semuanya ada calonya.
  • muhaimin silalahi-Minggu, 22 Juli 2012 Laporkan
    ucok, kalau ngomong pake perasaan dunk, massa penerimaan pns harus pake uang pelicin?
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas