Jumat, 19 Desember 2014
Tribunnews.com

Wow! Anggaran Seleksi CPNS 2012 Rp 37,8 Miliar

Minggu, 22 Juli 2012 07:00 WIB

Wow! Anggaran Seleksi CPNS 2012 Rp 37,8 Miliar
tribunnews.com/herudin
PNS sedang menunggui tes cpns di depkes beberapa waktu lalu.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksanaan ujian seleksi penerimaan CPNS akan dilaksanakan serentak pada 8 September 2012 di sekitar 90 titik. Alokasi anggaran seleksi untuk ujian saringan masuk tersebut diperkirakan mencapai Rp.37.8 miliar(Rp 37.887.763.000).

"Alokasi anggaran untuk seleksi atau penerimaan untuk tahun 2012 sebesar Rp.37.8 miliar atau (Rp.37.887.763.000) untuk 14 kementerian atau lembaga negara yang membuka lowongaan baru. Sedangkan pada tahun 2011, alokasi anggaran sebesar Rp.80.1 miliar (Rp.80.146.282.000) untuk 24 kementerian atau lembaga negara yang membuka lowongaan baru," ujar Koordinator Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi kepada Tribunnews.com, Minggu(22/7/2012).

Dari gambaran diatas atau tahun anggaran 2012 menurut Uchok masih ada alokasi anggaran sebesar Rp 37 miliar untuk penerimaan pegawai sipil baru, dan hal ini memperlihatkan bahwa SKB (surat Ketetapan Bersama) yang ditandatangani 3 menteri yakni Menpan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri keuangaan "mandul" tidak bisa menghentikan penerimaan CPNS baru.

Lebih ironis lagi dan tidak tahu malu  adalah perilaku Kementerian Keuangaan, dimana menterinya sendiri yang ikut tandatangani dlm SKB tersebut, tapi lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap SKB tersebut. Dimana dalam tahun anggaran 2012, Kementerian Keuangaan membuka penerimaan pegawai negeri sipil dengan anggaran sebesar Rp.15.6 miliar (Rp.15.680.175.000).

"Berarti SKB 3 menteri tentang moratorium benar-benar tidak bisa diimplementasi alias gagal total, dan otomatis pada tanggal 3 Desember 2012 sebagai akhir moratorium, tidak usah dicabut lagi oleh karena selama ini pemerintah  tidak pernah serius dalam implementasi moratorium ini," jelasnya.

Kalau memang serius lanjut Uchok seharusnya, Kementerian Keuangan sebagai bendahara negara membatalkan semua program dan alokasi anggara kementerian atau lembaga yang pada tahun 2012 mempunyai program penerimaan PNS.

"Dan, tidak bisa dihentikan penerimaan PNS baru oleh karena adanya mafia PNS ini. Setiap CPNS yang bisa lolos dan diterima masuk sebagai PNS harus bayar uang pelicin dulu. Dan ini sangat merugikan masyarakat,"pungkasnya.

Berita Terkait: Ujian CPNS


Penulis: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas