• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

APBD DKI 2012 Baru Terserap 33,6 Persen, Kemana Sisanya?

Selasa, 24 Juli 2012 16:09 WIB
APBD DKI 2012 Baru Terserap 33,6 Persen, Kemana Sisanya?
net
Triwisaksana, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta siap maju Pemilihan gubernur DKI Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI hingga 20 Juli 2012 yang baru mencapai 33,6 persen memunculkan kekhawatiran tingginya sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) pada 2011 akan terulang.

Dari total belanja tahun 2012 yang ditargetkan sebesar Rp 33,827 triliun, sudah terserap sebanyak Rp 11,364 triliun atau 33,6 persen. Bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2011, penyerapan APBD DKI sudah mengalami peningkatan sebesar 2,9 persen.

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana, penambahan sekitar tiga persen bukan suatu hal yang besar. Politisi PKS ini menilai rendahnya penyerapan mengindikasikan apa yang terjadi ditahun sebelumnya dimana besaran Silpa mencapai 20 persen dari anggaran yang sudah ditetapkan bisa terulang pada tahun ini.

"Silpa itu seharusnya hanya 10 persen saja. Itu pun merupakan bentuk dari efisiensi anggaran, bukan dari anggaran yang tidak terserap. Seharusnya Gubernur DKI dan jajarannya memikirkan terobosan agar hal seperti ini tidak terulang," ujar Triwisaksana di Jakarta, Selasa (24/7/2012).

Pria yang akrab disapa bang Sani ini menjelaskan, penyerapan APBD DKI sampai bulan Juli ini seharusnya sudah mencapai 50 persen. Dengan penyerapan yang belum maksimal, lanjutnya, maka Pemprov DKI telah mengulang kinerja yang sama pada tahun 2011.

Seperti diketahui, Silpa APBD DKI 2011 mencapai Rp 6,47 triliun atau sekitar 20 persen dari total anggaran sebesar Rp 31,7 triliun. Besaran tersebut mengalami peningkatan bila dibandingkan Silpa APBD DKI 2010 yang hanya tersisa Rp 4,91 triliun.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Willy Widianto
0 KOMENTAR
757332 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas