Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

Pembantaian Umat Muslim Rohingya Merupakan Pelanggaran HAM

Kamis, 26 Juli 2012 08:33 WIB

Pembantaian Umat Muslim  Rohingya Merupakan Pelanggaran HAM
DOK
Ahmed Zaki Iskandar anggota DPR Komisi I Fraksi Partai Golkar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Pemerintah diminta segera bersikap dan bertindak tegas atas pembantaian ribuan muslim Rohingya di Myanmar.

Pembantaian suku Rohingya merupakan pelanggaran hak asasi manusia. "Apalagi pembantaian ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu dan terus terjadi hingga bulan ini," tutur Ahmed Zaki Iskandar anggota DPR Komisi I Fraksi Partai Golkar saat ditemui di gedung DPR RI dalam siaran pers yang di terima oleh Tribun.

Menurut Zaki, saat ini kaum Muslim di Rohingya tidak bisa melakukan ibadah Ramadhan dengan tenang. Pasalnya, kekerasan komunal  terus berlangsung di Myanmar Barat, enam minggu setelah pemerintah mengumumkan keadaan darurat.

Untuk itu, Zaki yang juga calon kuat Bupati Kab. Tangerang dalam Pemilukada Kab. Tangerang Desember 2012  mendesak Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa agar pemerintah Myanmar  menghentikan pembantaian kaum Muslim Rohingnya.

Badan-Badan internasional seperti PBB dan OKI juga mengambil tindakan konkrit guna menyelamatkan kaum muslim Rohingnya. "Langkah paling awal, pemerintah harus mengirimkan nota protes ke kedubes Myanmar," tutur Zaki Iskandar.

Zaki menambahkan sebagai Ketua Asean, Indonesia berkewajiban memperhatikan dan ikut menyelesaikan masalah ini.

Asean harus melakukan tindakan khusus berupa perlindungan dan tuntutan penghentian tindakan kekerasan terhadap etnis Rohingya.

Pemerintah Myanmar mesti ditekan agar melakukan upaya penyelesaian konflik.Kaum Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine (Arahan), Myanmar dibantai oleh kelompok yang diduga dilakukan oleh etnis yang didukung oleh pasukan gabungan keamanan Rakhine. Jumlah kematian muslim di Arakan diperkirakan mencapai 6.000 jiwa. Selain dibunuh, juga terjadi pembakaran, penjarahan, pemerkosaan, serta penangkapan Muslim Rohingya di Negara Bagian Arakan (Rakhine).

Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas