Kamis, 18 Desember 2014
Tribunnews.com

Tersangka Korupsi APBD Pematang Siantar Bisa Bertambah

Jumat, 27 Juli 2012 13:37 WIB

Tersangka Korupsi APBD Pematang Siantar Bisa Bertambah
TRIBUN MEDAN
Lukisan Mural Soeharto di Pematang Siantar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung RI Terus mendalami kasus korupsi  pencairan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pematang siantar, Sumatera Utara senilai Rp 3 miliar.

Pada kasus tersebut, kejaksaan telah menetapkan status tersangka dan menahan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Pematang Siantar, JA Setiawan Girsang dan Bendahara di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pematang Siantar, Very Susanti S pada 9 Juli lalu.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Djaman Andhi Nirwanto ditemui di kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Jumat (27/07/2012) mengatakan bahwa kemungkinan besar yang menikmati uang Rp 3 Miliar itu lebih dari dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Bisa saja, tapi sejauh ini baru dua (tersangka), kita masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," katanya.

Mengenai jumlah kerugian negara, Andi mengatakan hal tersebut juga masih terus dihitung oleh Kejaksaan dengan melibatkan institusi terkait. Ia mengatakan bisa saja jumlah kerugian negara berkembang.

JS.Girsang ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung RI, sedangkan Very Susanti ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Selatan. Keduanya ditahan setelah menjalani pemeriksaan seharian penuh, dan tidak bisa membuktikan kekayaannya.

kedua  tersangka dijerat pasal 2, 3, dan 4 Undang-undang (UU) Tindak Pidana Korupsi, dan pasal 3, dan 4 UU (UU) Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman hukuman pasal 20 tahun penjara.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas