• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Polisi Sita Server Koperasi Langit Biru

Sabtu, 28 Juli 2012 04:47 WIB
Polisi Sita Server Koperasi Langit Biru
Kontan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Mabes Polri sudah menetapkan pendiri Koperasi Langit Biru, Jaya Komara bersama istrinya sebagai tersangka. Keduanya sudah dipeiksa oleh Bareskrim Mabes Polri.

"Jadi penyidik melakukan pemeriksaan tambahan kepada Jaya Komara dengan sekitar 25 pertanyaan tambahan dan kepada Istrinya ada 33 pertanyaan," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/7/2012).

Selain itu, penyidik sudah menggelandang Jaya Komara beserta istrinya untuk menunjukkan sejumlah aset yang dimilikinya yang diduga berasal dari uang nasabah Koperasi Langit Biru di Tangerang. Kemudian, polisi juga menggelandang keduanya ke kantor Koperasi Langit Biru.

"Kemudian dilakukan penyitaan server Koperasi Langit Biru yang juga dilakukan di Tangerang," ucap Boy.

Selain itu, penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah saksi-saksi, termasuk dari Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang. Termasuk, sopir Jaya Komara karena pada saat ditangkap ada sopir yang membantu bos Koperasi Langit Biru selama melakukan kegiatan ke daerah-daerah terutama ketika melarikan diri.

"Ada beberapa lagi pemeriksaan tambahan yang akan direncanakan dilakukan terhadap orang yang disebutkan. Namun, identitasnya belum dapat kami sampaikan," ujarnya.

Terhadap komputer yang disita penyidik, saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan digital forensik dari tim cyber Mabes Polri.

"Kita ingin melakukan pemeriksaan kompuiter yang ada di kantor mereka. Inilah data yang nantinya kita nilai sebagai data akurat karena informasinya semua nasabah dimasukkan dalam komputer," jelas Boy.

Bos Koperasi Langit Biru Jaya Komara ditangkap polisi Selasa (24/7/2012) sekitar pukul 17.00 WIB disebuah hotel di Purwakarta.

Sehari sebelumnya penyidik kepolisian telah mengetahui keberadaan Jaya Komara di sebuah hotel di Kawasan Matraman, Jakarta Timur. Tetapi pada saat akan dilakukan upaya penangkapan, Jaya Komara sudah tidak ada di hotel tersebut.

Kemudian penyidik kepolisian melakukan pengembangan ke daerah Purwakarta, Jawa Barat, sampai akhirnya yang bersangkutan ditemukan petugas pada saat akan berbuka puasa.

Tidak lama kemudian istrinya yang berinisial TI pun ikut ditangkap polisi karana dianggap ikut bersama-sama sang suami melakukan kejahatan.

Koperasi Langit Biru beroperasi atas dasar Akta Notaris Winda Wirata No 24 tanggal 9 April 2011, yang diterbitkan Dinas Koperasi dan UMKM Banten, 20 Juli 2011. Tak seperti koperasi pada umumnya, KLB menawarkan investasi dengan imbalan hasil tinggi. Paket investasinya berkisar Rp 385.000-Rp 14 juta.

Imbal hasilnya mencapai 258,97 persen dalam dua tahun atau 10 persen sebulan dari nilai penyertaan. Koperasi tersebut memutar uang nasabah di usaha broker daging.

Koperasi Langit Biru sebelumnya mengaku telah menjaring 115 000 investor dengan dana yang terkumpul di atas Rp 500 miliar, tetapi pada kenyataannya keuntungan yang dijanjikan koperasi tersebut kepada para anggotanya tak kunjung dibayarkan, bahkan uang yang disetorkannya raib.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
770551 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas