Kamis, 29 Januari 2015
Tribunnews.com

Giliran Wakakorlantas Brigjen Didik Purnomo Dibidik KPK

Rabu, 1 Agustus 2012 19:40 WIB

Giliran Wakakorlantas Brigjen Didik Purnomo Dibidik KPK
KOMPAS.com/VITALIS YOGI TRISNA
Gedung Korps Lalu Lintas (Korlantas), di Jalan MT Haryono, Jakarta, Selasa (31/7/2012). KPK menyidik dugaan kasus suap dalam proyek pengadaan simulator motor dan mobil senilai Rp 196.87 miliar.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Korlantas Polri Brigjen Pol Didik Purnomo dicegah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keluar negeri.

Hal itu dilakukan guna kepentingan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator mengemudi untuk ujian surat izin mengemudi (SIM) di Korlantas Polri tahun anggaran 2011.

Didik yang dicegah keluar negeri bersama mantan Kakorlantas Polri Irjen Pol Djoko Susilo dibidik KPK sebagai tersangka selanjutnya dalam kasus sama.

Dalam surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) kasus korupsi simulator mengemudi yang diterbitkan tanggal 27 Juli 2012 tertulis Irjen Pol Djoko dan kawan-kawan.

Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Bambang Widjojanto, mengungkapkan, kalimat kawan-kawan yang dimaksud yakni Brigjen Pol Didik, Sukotjo Bambang dari PT Inovasi Teknologi Indonesia, dan Budi Susanto dari PT Citra Mandiri Metalindo Abadi.

"DS dan kawan-kawan, kawan peserta. Ada BS, SB, DP," kata Bambang di sela-sela acara buka puasa bersama dengan wartawan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Halaman123
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas