• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Tribunnews.com

ICW Kritisi Vonis Bebas Ketua DPRD Kukar dan Bupati Jembrana

Rabu, 1 Agustus 2012 19:18 WIB
ICW Kritisi Vonis Bebas Ketua DPRD Kukar dan Bupati Jembrana
Tribun Kaltim
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) di Kantor KPUD Kukar, Senin (16/7/2012).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koalisi yang terdiri dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Indonesian Legal Roundtable dan Masyarakat Pekerja Antikorupsi menemukan beberapa kejanggalan terkait vonis bebas dari sejumlah kasus korupsi.

"Diantaranya, kasus terdakwa Salehuddin, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kertanegara dan I Gede Winasa, Bupati Jembrana," ujar Peneliti Divisi Peradilan ICW, Donal Fariz kepada wartawan di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2012).

Donal mengungkapkan, dua terdakwa kasus korupsi yang kini sedang proses ditangani Hakim Agung pada tingkat Kasasi ini tidak seharusnya divonis bebas pada pengadilan tingkat pertama.

Koalisi menilai adanya kekeliruan hakim dan jaksa penuntut umum yang menyebabkan vonis bebas menjadi kontroversial.

"Dari hasil eksaminasi yang dilakukan, menurut koalisi kasus tersebut dinilai tidak patut dibebaskan," kata Donal.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Samarinda, Kalimantan Timur membebaskan Salehuddin, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara nonaktif pada bulan November 2011 lalu.

Sidang untuk Salehuddin dipimpin Dehel K Sandan, didampingi dua hakim ad hoc, Medan Parulian Nababan dan Abdul Gani. Saat membacakan putusan, Dehel menyatakan, terdakwa terbukti menerima uang, tetapi bukan tergolong tindak pidana.

Dalam putusan itu, majelis hakim menilai penerimaan uang oleh terdakwa sesuai dengan Peraturan Bupati Kukar Nomor 180.188/HK-149/2005 tanggal 25 Agustus 2005 yang belum dicabut. Salehuddin menjabat anggota DPRD Kukar 2004-2009.

Sementara itu, Majelis hakim Pengadilan Negeri Negara, Bali memvonis bebas mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik kompos berikut mesinnya pada bulan Juli 2011 lalu.

Dalam pertimbangan putusannya, majelis yang terdiri dari Yuli Atmaningsih, Slamet Budiono dan Haris mengatakan, seluruh dakwaan JPU baik primer, subsider dan lebih subsider tidak terbukti.


Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
785642 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas