• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

MPR: Harapan Masyarakat di Titik Nadir

Sabtu, 4 Agustus 2012 15:48 WIB
MPR: Harapan Masyarakat di Titik Nadir
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Syaefuddin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembiaran atas perseteruan Polri dan KPK dalam penanganan kasus korupsi pengadaan Simulator SIM di Korlantas menyebabkan harapan masyarakat terhadap komitmen negara dalam pemberantasan korupsi berada di titik nadir.

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saifuddin, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/8/2012).

Menurut Lukman, negara harus segera bertindak menengahi dan menyudahi konflik tersebut. "Sebabkan harapan masyarakat terhadap komitmen negara dalam pemberantasan korupsi berada di titik nadir," kata Lukman yang juga Wakil Ketua Umum PPP itu.

Dia mengingatkan, bahwa Polri dan KPK adalah sama-sama lembaga penegak hukum. Konflik yang berlarut-larut antar keduanya sungguh mengancam sendi-sendi kehidupan kenegaraan kita.

Diberitakan, saat ini KPK dan Polri bersitegang karena sama-sama menangani kasus korupsi Simulator SIM Tahun Anggaran 2011 senilai hampir Rp 200 miliar. Kedua lembaga penegak hukum itu menetapkan tiga tersangka yang sama.

Setelah KPK menyampaikan bahwa mereka menetapkan tersangka kepada mantan Kepala Korlantas Irjen Djoko Susilo dkk, Polri mengambil langkah cepat dengan menahan empat tersangka kasus ini pada Jumat (3/8) malam.

Keempatnya, yakni Wakil Kepala Korlantas Brigjen Didik Purnomo selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), AKBP Teddy Rusmawan selaku Ketua Panitia Lelang, bendahara Korlantas Kompol Legimo, dan Direktur Utaa PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) Budi Susanto ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Ayo Klik:

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
0 KOMENTAR
794931 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas