Sabtu, 22 November 2014
Tribunnews.com

3 Saksi Diperiksa untuk Kasus Pengadaan Alquran

Senin, 6 Agustus 2012 11:04 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan berkas penyidikan tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggaran proyek pengadaan Alquran dan Laboratorium Komputer untuk Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama.

Seperti hari ini, Senin (6/8/2012), guna melengkapi berkas penyidikan tersangka, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi dari pihak swasta. Mereka yakni, A Maulana, Krisnadi Wijaya, Sammy Adam.

"Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus penerimaan hadiah pengurusan anggaran Kemenag," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi, Priharsa Nugraha, Jakarta, Senin (6/82012). Namun Priharsa mengaku belum mengetahui rinci, terkait jabatan dan asal perusahaan ketiga saksi tersebut.

Seperti diberitakan, pada kaus ini KPK sudah menetapkan Zulkarnaen Djabar selaku Anggota DPR Fraksi Golkar dan Dendi Prasetia, Direktur Utama PT Karya Sinergi Alam Indonesia sebagai tersangka.

Ayah dan anak ini diduga menerima uang senilai Rp 4 miliar untuk memuluskan anggaran pengadaan Alquran dan Laboratorium Komputer di Kemenag.

Keduanya diduga terlibat dalam pembahasan anggaran proyek pengadaan Al Quran pada tahun 2011 senilai Rp 20 miliar. Sementara untuk pengadaan laboratorium komputer senilai Rp 31 miliar.

Mereka disangkakan dalam pasal penyuapan, dan dijerat dengan pasal 12 huruf a atau b subsidair pasal 5 ayat 2, lebih subsidair pasal 11 Undang-undang no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi.

(Edwin Firdaus)

baca juga:

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas