• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Ahmad Yani:Pengakuan Antasari Mirip Skandal Watergate

Jumat, 10 Agustus 2012 15:46 WIB
Ahmad Yani:Pengakuan Antasari Mirip Skandal Watergate
tribunnews.com/herudin
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Anggota Timwas Century DPR, Ahmad Yani angkat bicara terkait pernyataan mantan Ketua KPK, Antasari Azhar yang disiarkan sebuah televisi swasta.

Yakni, persoalan yang membelit Bank Century pernah dibahas dalam sebuah rapat di istana. Rapat yang dipimpin Presiden SBY itu membahas skenario pencairan dana bailout Century.

Terkait itu, Politisi PPP berharap pernyataan Antasari ini bisa seperti pengakuan yang skandal watergate di AS. Saat itu, Presiden AS Richard Nixon mengundurkan diri akibat pemberitaan skandal itu.

Jika terbukti benar, saran Yani, pihak yang terlibat harusnya mengundurkan diri.

"Kalau itu fakta menjadi kenyataan, maka saya kira tanpa harus melalui itu, budaya untuk mengundurkan diri lebih penting, dan kasus hukum berikutnya."

Karenanya, apa yang terjadi perampokan uang negara mendekati pemilu 2009 menjadi kenyataan? Ini harus dituntaskan kasus Century ini untuk mengklarifikasi semua.

"KPK harusnya menjadi leading sector, kenapa kasus ini lama sekali. Abraham Samad (Ketua KPK) dulu janjinya dalam minggu-minggu ini, kini sudah berbulan-bulan," kata Ahmad Yani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (10/8/2012).

Kasus Century menjadi skandal politik besar seperti halnya Watergate. Jika terbukti benar, kata Yani, mestinya pihak yang terlibat mengundurkan diri. Ia mengajak semua pihak membongkar bersama–sama. "Ini menyangkut keguncangan politik dan kegaduhan politik. Antasari adalah Ketua KPK," kata Yani.

Antasari Azhar mengungkap fakta baru dugaan korupsi bailout Bank Century. Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin rapat untuk membahas skenario pencairan dana Rp6,7 triliun untuk Bank Century.

Sebelumnya diberitakan, Antasari mengaku diundang Presiden SBY ke istana saat ia masih menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, pada Oktober 2008. Sejumlah pejabat tinggi yang hadir antara lain Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supanji, Menko Polhukam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani dan Mensesneg Hatta Rajasa.

Selain itu turut hadir Gubernur BI Boediono, Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, dan Staf Khusus Presiden Denny Indrayana.

Berita TerkaitPemilihan Gubernur DKI
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
818822 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas