Foto-foto Simulator SIM Disimpan di Pabrik Tutup Botol

Sabtu, 11 Agustus 2012 18:13 WIB

Foto-foto Simulator SIM Disimpan di Pabrik Tutup Botol - simulator_sim.jpg
Tribunnews.com/Esklusif
Driving simulator SIM yang disimpan di PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, perusahaan milik Budi Susanto, di Jalan Narogong KM 11.5, Pangakalan 2, RT 01/2 Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat
Foto-foto Simulator SIM Disimpan di Pabrik Tutup Botol - simulator_sim2.jpg
Tribunnews.com/Esklusif
Driving simulator SIM yang disimpan di PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, perusahaan milik Budi Susanto, di Jalan Narogong KM 11.5, Pangakalan 2, RT 01/2 Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat
Foto-foto Simulator SIM Disimpan di Pabrik Tutup Botol - simulator_sim3.jpg
Tribunnews.com/Esklusif
Driving simulator SIM yang disimpan di PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, perusahaan milik Budi Susanto, di Jalan Narogong KM 11.5, Pangakalan 2, RT 01/2 Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat
Foto-foto Simulator SIM Disimpan di Pabrik Tutup Botol - simulator_sim4.jpg
Tribunnews.com/Esklusif
Driving simulator SIM yang disimpan di PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, perusahaan milik Budi Susanto, di Jalan Narogong KM 11.5, Pangakalan 2, RT 01/2 Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat
Foto-foto Simulator SIM Disimpan di Pabrik Tutup Botol - simulator5.jpg
Tribunnews.com/Esklusif
Driving simulator SIM yang disimpan di PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, perusahaan milik Budi Susanto, di Jalan Narogong KM 11.5, Pangakalan 2, RT 01/2 Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Tak ada papan petunjuk yang menjadi penanda PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, perusahaan milik Budi Susanto, di Jalan Narogong KM 11.5, Pangakalan 2, RT 01/2 Kelurahan Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Pintu gerbang lebar itu polos dengan cat biru.

PT CMMA adalah pemenang tender pengadaan barang simulator SIM roda dua dan roda empat di Korlantas Polri untuk mata anggaran 2011. Dari depan, pabrik itu tak terkesan memproduksi simulator.

Pabrik ini terletak di dalam kampung. Semua warga mengenal pabrik yang baru berdiri sekitar tiga tahun ini memproduksi tutup botol.

Awalnya, Tribun tak percaya dengan pernyataan warga. Karena sangsi, Tribun mencari tahu lagi. Warga yang rumahnya bersebelahan dengan pabrik membenarkan produk pabrik itu.

"PT CMMA memproduksi tutup botol dan plat. Yang punya bukan penduduk sini, tapi orang Jakarta. Warga sini jarang bekerja di pabrik itu. Katanya karena gaji pegawainya rendah," ungkap salah satu warga yang namanya minta disembunyikan.

Saat Tribun mendatangi PT CMMA, tak ada pihak manajemen yang mengkonfirmasi apakah pabrik itu benar-benar milik Budi Susanto, orang yang mengadukan patner bisnisnya Sukotjo S Bambang dengan tuduhan penipuan dan penggelapan.

Halaman
12
Penulis: Y Gustaman
Editor: Yulis Sulistyawan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help