• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribunnews.com

Tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Ketiga Tersangka

Minggu, 19 Agustus 2012 21:53 WIB
Tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Ketiga Tersangka
TRIBUN JAKARTA/Yogi Gustaman
Bagian belakang sisi kanan PT Citra Mandiri Metalindo Abadi milik Budi Susanto di Cikiwul, Bantar Gebang, Bekasi. Kamis (9/8/2012). Perusahaan ini adalah pemenang tender proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri pada 2011. Perusahaan tutup botol ini berkongsi dengan PT Inovasi Teknologi Indonesia milik Sukotjo S Bambang, untuk memenuhi tender proyek di Korlantas Polri.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Mako Brimob Kelapa Dua Depok Brigjen Arie Sulistyo menegaskan, tidak ada perlakuan khusus bagi tiga perwira tinggi dan menengah polisi, yang menjadi tahanan Mako Brimob, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat simulator SIM.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua pekan menitipkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi simulator SIM, di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

"Enggak ada itu perlakuan khusus, walaupun berpangkat perwira tinggi dan menengah. Waktu melakukan kejahatan mereka kan enggak malu dengan pangkatnya, masa sekarang minta perlakuan khusus," ujar Arie saat ditemui usai Salat Idul Fitri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Minggu (19/8/2012).

Arie juga menjelaskan, ketiga tersangka tadi melaksanakan Salat Id bersama masyarakat di halaman Mako Brimob, dengan pengamanan polisi berpakaian preman. Ketiganya juga sudah dijenguk keluarga dan pengacara.

Ketiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat simulator SIM ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua.

Brigjen Didik mendekam di ruang tahanan Blok B 1, AKBP Teddy di blok B3, sedangkan Kompol Legimo di blok B4. (*)

BACA JUGA

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
846712 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas