• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribunnews.com

Diduga Peristiwa Sampang Terkait Persaingan Keluarga

Senin, 27 Agustus 2012 14:10 WIB
Diduga Peristiwa Sampang Terkait Persaingan Keluarga
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menduga latar belakang peristiwa Sampang, Jawa Timur disebabkan persoalan keluarga. Untuk itu, Amir akan melakukan kunjungan ke Sampang sore ini, Senin (27/8/2012) untuk melihat kondisi di lapangan.

"Ini kan sebenarnya dikesankan adanya satu posisi dimana antara Syiah dan Sunni berhadap-hadapan. Tetapi kalau kita mencermati lebih jauh tampaknya  background persaingan keluarga menjadi latar belakang dari peristiwa itu," kata Amir.

Amir mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberikan perintah agar penegak hukum yakni Kapolri, Jaksa Agung dan MA untuk turun tangan mengatasi masalah tersebut.

"Saya sendiri akan juga apa yang bisa saya lakukan," katanya.

Amir mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi keadaan di wilayah tersebut. Ia pun akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi dan pencegahan agar peristiwa itu tidak terulang lagi. Amir menekankan bahwa tugasnya di Sampang tidak akan masuk kedalam ranah agama namun lebih kepada penegakan hukum.

"Ini kesannya satu kejadian yang sebenarnya sudah pernah terjadi di akhir tahun 2011 seakan-akan masih ada hubungannya dengan sekarang. inilah akarnya, kalau saya tidak akan masuk substansi masalah-masalah yang bersifat keagamaan karena itu sudah menjadi porsi menteri agama," imbuhnya.

Amir mengatakan adanya kemungkinan membawa kasus hukum kepada pemerintah pusat, bila daerah sudah tidak mampu mengatasi hal tersebut. 

"Keengganan dari  penegakan hukum di daerah, untuk kasus seperti ini karena dimungkinkan oleh hukum acara untuk dibawa ke pusat. tapi hal ini belum menjadi  keputusan, akan menjadi pertimbangan," katanya.

Sebagaimana diketahui, kemarin terjadi kerusuhan di Sampang, Madura,Jawa Timur. Aksi kekerasan in menimbulkan dua korban jiwa, sejumlah luka luka dan kerusakan harta benda dalam hal ini sekitar 35 rumah warga yang dibakar.

Baca Juga:

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas