• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Mendagri: Komisi II Torehkan Sejarah Selesaikan RUUK DIY

Rabu, 29 Agustus 2012 01:52 WIB
Mendagri: Komisi II Torehkan Sejarah Selesaikan RUUK DIY
Tribun Medan/DEDY SINUHAJI
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi (kiri).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengapresiasi rampungnya pembahasan RUU Keistimewaan DIY.

Sebab, sekian tahun RUUK DIY tak kunjung rampung. Gamawan pun berharap RUU itu bisa secepatnya disahkan menjadi UU Keistimewaan DIY. Gamawan tak segan memuji Komisi II DPR periode sekarang telah mencatat sejarah.

Selasa (28/8/2012) malam ini di DPR, Jakarta, pengambilan keputusan tingkat satu antara Komisi II DPR dan pemerintah terkait RUUK DIY berjalan lancar, dan diakhiri pengesahan draf RUUK DIY antara Komisi II dan pemerintah. Rencananya, paripurna RUUK DIY menjadi undang-undang pada Kamis (30/8/2012).

"Ini adalah sebuah sejarah penting bagi bangsa kita. Saya kira tak ada salahnya kalau tanggal 30 nanti dicatat sebagai hari istimewa bagi Komisi II DPR periode sekarang. Komisi ini lah yang pada hakekatnya melahirkan undang-undang yang ditunggu rakyat Indonesia bertahun-tahun lamanya," ujar Gamawan.

Gamawan mengakui, selama pembahasan, pro dan kontra antara pemerintah dan Komisi II selalu terjadi. Namun, tekad dan semangat yang kuat untuk menyelesaikan RUUK DIY telah menghasilkan kesepakatan bulat. Sehingga, RUUK DIY melalui lima kali masa sidang telah diselesaikan dengan baik.

Gamawan juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh masyarakat Yogyakarta dan para narasumber, yang penuh dedikasi meluangkan waktu dan kesabarannya untuk ikut memberikan pencerahan diskusi penyusunan RUU Keistimewaan DIY.

"Pemerintah mengharapkan, setelah disahkannya RUUK DIY, maka ada kepastian hukum bagi eksistensi keistimewaan DIY, sebagai salah satu implementrasi amanah konstitusi. Kami yakin, dengan adanya UUK DIY, penataan pemerintahan dan pembangunan daerah di DIY akan lebih maju lagi," paparnya. (*)

BACA JUGA

Penulis: Y Gustaman
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
870471 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • -Rabu, 29 Agustus 2012 Laporkan
    torehan sejarah ini jgn cuma satu RUU aja tapi msh byk RUU yg hrs diselesaikan oleh DPR, jgn cuma jalan2nya doang ya..
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas