• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribunnews.com

Polri Belum Bisa Ungkap Pelaku Teror di Solo

Rabu, 29 Agustus 2012 01:25 WIB
Polri Belum Bisa Ungkap Pelaku Teror di Solo
TRIBUNJOGJA/ IQROB DIDIK
Pelaku penembakan di Pospol Solo tertangkap kamera CCTV.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi belum mampu mengungkap pelaku di balik dua peristiwa teror di Solo, saat menjelang Idul Fitri.

Meski sudah memeriksa lebih dari 19 saksi, polisi belum menemukan titik terang, siapa sebenarnya penembak dan pelempar granat ke Posko Operasi Ketupat Lebaran 2012 di Solo.

"Semuanya masih dalam penyelidikan, kami belum bisa sampaikan hasilnya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/8/2012).

Polri saat ini mencurigai sekelompok orang, namun belum bisa diungkapkan secara gamblang, karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Mengarah ke teror. Ada arah yang sedang didalami, mana yang paling positif nantinya. Saat ini calon tersangka pun belum ada, yang diperiksa baru saksi," tutur Boy.

Solo dua kali mendapatkan teror secara berturut-turut menjelang Lebaran. Pada Jumat (17/8/2012) dini hari terjadi aksi tembakan membabi buta.

Dua orang yang menunggangi satu sepeda motor menembak ke arah Pospam 05 yang digunakan untuk Operasi Candi Ketupat (OCK) 2012, di Serengan, Solo. Akibatnya, dua polisi mengalami luka tembak.

Kemudian, pada Sabtu (18/8/2012) pukul 23.32 WIB, terjadi pelemparan granat terhadap Pos Pengamanan Lebaran di Pos Gladag, Solo.

Aksi teror tersebut dilakukan dua orang tak dikenal dengan berboncengan sepeda motor, yang melempar granat ke arah Pospam Lebaran di Bundaran Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Solo. (*)

BACA JUGA

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
870411 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas