• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Tribunnews.com

UU BPJS Digugat

Jumat, 7 September 2012 11:36 WIB
UU BPJS Digugat
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Massa yang tergabung dalam Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) berunjuk rasa di depan Gedung DPR, Jumat (28/102011). Massa menuntut agar DPR segera mengesahkan Undang undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasal 15 ayat (1) UU 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), dianggap tak memberikan kepastian kepada buruh.

Federasi Ikatan Serikat Buruh Indonesia (FISBI) selaku pemohon, lantas menggugat pasal itu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Hak untuk mendapatkan jaminan sosial hanya didapatkan bila pemberi kerja mendaftarkan mereka," ujar Andi Asrun, kuasa hukum pemohon dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2012).

Menurut para pemohon, UU BPJS tidak lah mencerminkan ketentuan pasal 28H ayat (3) UUD 1945, yang menegaskan bahwa jaminan sosial merupakan hak setiap orang tanpa terkecuali, termasuk pekerja atau buruh.

Para pemohon juga mengkritisi, bahwa sudah ada ketentuan sanksi pidana dalam UU BPJS, jika perusahaan atau pemberi kerja lalai mendaftarkan pekerjanya, untuk mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja. Menurut Pemohon, hal itu belum mencukupi.

"Hal itu belum memberikan jaminan bahwa pekerja/buruh memperoleh haknya," kata Andi.

Untuk itu, para pemohon meminta MK menyatakan pasal 15 ayat (1) UU BPJS harus dibaca sebagai "Pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta kepada BPJS, sesuai program jaminan sosial yang diikuti, dan pekerja berhak mendaftarkan diri sebagai peserta program jaminan atas tanggungan pemberi kerja, bila pemberi kerja telah nyata-nyata tidak mendaftarkannya pada BPJS."

Para pemohon atas nama Ketua Umum FISBI M Komarudin sebagai pemohon I, Kepala Kesekretaritan FISBI Muhammad Hafidz selaku pemohon II, dan staf PT Megahbuana Citramasindo Yulianti sebagai pemohon III. (*)

BACA JUGA

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
904581 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas