• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Ketua KPU: Pilkada Serentak Hemat Biaya

Jumat, 14 September 2012 13:56 WIB
Ketua KPU: Pilkada Serentak Hemat Biaya
TRIBUNNEWS/Argianto DA Nugroho
Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik (kanan) didampingi Den Yelta, Ketua KPU Provinsi Kepri, menjadi narasumber saat sosialisasi UU No. 8 Tahun 2012 di Hotel Harmoni, Batam, Rabu (31/7/2012). UU No. 8 Tahun 2012 berisi tentang tata cara pemilihan umum anggota DPR, DPD, dan DPRD. TRIBUN BATAM/Argianto DA Nugroho

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wacana Pilkada serentak terus mencuat. Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan pilkada serentak dapat menyederhanakan permasalahan yang terjadi.

"Jadi yang kompleks bisa diurai dengan lebih baik, makanya kita mendukung supaya ini bisa diselenggarakan pada satu waktu atau pada suatu wilayah tertentu. Itu bukan untuk menambah masalah tapi mengurangi masalah," kata Husni di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Selain itu, Husni mengatakan bila pemerintah melakukan pilkada serentak maka pembiayaan kegiatan tersebut dapat dihemat. Namun, penyelenggara pemilu, kata Husni, harus membuat perencanaan yang matang.

"Semua aspek harus diperhitungkan, tidak hanya soal uangnya, teknisnya tapi juga soal sosial politiknya dan itu ada ranah KPU, KPU hanya teknisnya saja, selebih itu ranah di luar KPU," kata Husni.

Husni juga mengungkapkan adanya kesiapan dari yudikatif apakah kasus-kasus Pilkada akan tetap diputuskan oleh MK atau MA. Untuk itu, banyak pihak yang bertanggungjawab terhadap proses
Pilkada ini.

Mengenai konflik yang timbul dalam Pilkada tersebut, Husni mengatakan hal tersebut bukanlah urusan KPU.

"Itu urusan pemerintah dan parpol. Kita harap ada pendewasaan dalam proses berdemokrasi ini supaya yang menang tidak semena-mena yang kalah juga bisa menghargai yang menang," imbuhnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Willy Widianto
0 KOMENTAR
930482 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas