Kasus Koperasi Langit Biru

Polisi Sita 10 Petak Sawah Jaya Komara di Kuningan

Polisi terus menelusuri aset-aset Jaya Komara yang diduga dibeli dari uang nasabah Koperasi Langit Biru meskipun yang bersangkutan

Polisi Sita 10 Petak Sawah Jaya Komara di Kuningan
TRIBUNNEWS.COM/ADI SUHENDI
Bos Koperasi Langit Biru, alm Jaya Komara

Laporan wartawan tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi terus menelusuri aset-aset Jaya Komara yang diduga dibeli dari uang nasabah Koperasi Langit Biru meskipun yang bersangkutan telah meninggal.

Ketika Jaya Komara meninggal, polisi saat itu tengah membawa istrinya, yang kini telah melahirkan, ke Kuningan, Jawa Barat, untuk menyita aset milik sang ustad, sekaligus pendiri Koperasi Langit Biru.

"Ada penyitaan sejumlah sawah di Kuningan, 10 petak sawah, dan ada Rp 640 juta dari polis asuransi milik almarhum," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012).

Kepolisian pun masih mendalami keterlibatan pelaku lain selain istri Jaya Komara. Saat ini polisi sedang membidik pengelola Koperasi Langit Biru yang menjadi pengelola keuangannya.

Polisian juga mengimbau kepada investor atau korban Koperasi Langit Biru agar berkoordinasi melalui perwakilannya guna mengetahui perkembangan hasil penyelidikan.

"Tetap harus menunggu proses peradilan berlangsung, terkait masalah kasus-kasus ini," ujar Boy.

Bos Koperasi Langit Biru Jaya Komara ditangkap polisi Selasa (24/7/2012) sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah hotel di Purwakarta.

Sehari sebelumnya penyidik kepolisian telah mengetahui keberadaan Jaya Komara di sebuah hotel di Kawasan Matraman, Jakarta Timur. Tetapi pada saat akan dilakukan upaya penangkapan, Jaya Komara sudah tidak ada di hotel tersebut.

Kemudian penyidik kepolisian melakukan pengembangan ke daerah Purwakarta, Jawa Barat, sampai akhirnya yang bersangkutan ditemukan petugas pada saat akan berbuka puasa.

Halaman
12
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Anwar Sadat Guna
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help