Senin, 25 Mei 2015
Tribunnews.com

Yang Pro dan Kontra Hukuman Mati Bagi Koruptor

Selasa, 18 September 2012 01:18 WIB

Yang Pro dan Kontra Hukuman Mati Bagi Koruptor
net

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Ada yang setuju, ada yang tidak para koruptor disikat, dihukum mati. Wacana ini kemudian mendapat respon dari berbagai kalangan.

Perlu Respon Tegas
Agus Martowardojo
Menteri Keuangan

SAYA setuju wacana hukuman mati untuk koruptor. Penyelewenangan keuangan yang terjadi di pemerintahan, harus direspons tegas oleh penegak hukum.

Nah, sekarang kami yakinkan bahwa itu bisa diproses. Kami yakinkan pengadilan untuk memberikan hukuman mati buat koruptor.

Sejak tahun 2005 hingga 2012, sekitar 50 persen lebih dari 524 pemerintah daerah harus berurusan dengan penegak hukum, akibat dugaan korupsi. Hasil itu juga dibantu dengan program reformasi birokrasi. Penerapan reformasi birokrasi mampu mengungkap kasus besar yang selama ini tak terjerat hukum.

Lihat sekarang, bekas menteri segala macam semua kena. Bahkan, banyak pengusaha-pengusaha besar yang selama ini tak tersentuh akhirnya kena. Pemberian remunerasi kepada PNS tak hanya menguntungkan pemerintah, namun upaya ini juga dapat digunakan sebagai dasar menuntut kinerja lebih akuntabel dan bertanggungjawab.

Ini komitmen pemerintah untuk menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan negara. (tribunnews/alb/pri)

Saya Tak Setuju

Halaman123456
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas