• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Tribunnews.com

Marzuki Alie: Kembalikan Pilkada ke DPRD

Kamis, 20 September 2012 07:09 WIB
Marzuki Alie: Kembalikan Pilkada ke DPRD
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (kiri) berbincang bersama Ketua DPR RI, Marzuki Alie (kanan), dalam acara Pendeklarasian Kampanye Damai Pilkada DKI Jakarta, di Monas, Jakarta, Kamis (13/9/2012). Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta akan dilaksanakan pada 20 September mendatang, dengen peserta pasangan Foke-Nara dan Jokowi-Ahok. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Ketua DPR RI Marzuki Alie setuju dengan wacana Pilkada tidak langsung. Menurut Marzuki, lebih tepat Pilkada sesuai dengan keputusan DPRD.

"Pilkada kembalikan ke DPRD, demokrasi kita yang sesuai amanat konstutisi bukan seperti ini," kata Marzuki di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Marzuki tidak memungkiri bahwa praktik politik uang dalam proses pilkada tak langsung masih terjadi. "Tapi lebih kecil," ujarnya.

Sementara itu, mengenai wacana hukuman mati bagi koruptor, Marzuki sangat mendukungnya. "Hukuman mati kita dukung, karena korupsi sudah jadi virus," tuturnya.

Sebelumnya, Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama merekomendasikan pemilihan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota, dilaksanakan secara tidak langsung atau melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil pembahasan komisi maudluiyah yang dipimpin oleh KH Hartami Hasni di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat.

"NU berpendapat pilkada langsung harus ditinjau ulang, kembali ke pilkada tidak langsung oleh DPRD," kata Katib Aam PBNU KH Malik Madaniy saat menjelaskan hasil rapat komisi kepada wartawan.

Alasannya, selain pilkada langsung tidak sesuai dengan Pancasila, kerugian yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan kemaslahatan yang diperoleh.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
9 KOMENTAR
950082 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Delta Med-Senin, 24 September 2012 Laporkan
    Jangan kembali kebelakang Coi...Sudah terbukti pilihan DPRD,DPR dan MPR bobrok dan membodohi Rakyat masak mau diulang lagi!!! Pilihan langsung memang ada kekurangan maka perlu dievaluasi jangan kembali kemasa silam. Kalau PILKADA di INDONESIA semua sepert
  • Andre-Sabtu, 22 September 2012 Laporkan
    akal-akalan PD ini, sudah kalah kok dipilkada, dasar manusia rakus, go to hell partai demokrat 2014... mari semua bikin itu jadi partai looser...
  • liem tjoeng-Jumat, 21 September 2012 Laporkan
    Benar tuh pak Marjuki, kan sdh ada wakil
    rakyat, maka rakyat ya sebaiknya diem saja
    dan mengamini apapun keputusan wakilnya.
    Gitukan ?
  • brahul_solo-Jumat, 21 September 2012 Laporkan
    Juki..juki..ada-ada aja. Klo kadermu kalah, jgn aturannya yg dirubah. Brarti partaimu yg sudah tidak dipercaya!! Gitu kok ketua dpr?? Ketua dapur kali? Wakakak
  • patroit-Jumat, 21 September 2012 Laporkan
    Hehe pinteeer , kalo balik ke DPRD yg
    menang adalah partai gede dan lobi.
    Mustinya dibenahin tata cara pilkada spy
    fair, bukannya dihapus. Makin lama makin
    jauh DPR dr rakyat.
  • roni-Jumat, 21 September 2012 Laporkan
    Mang sangat2 busuk dan sarang koruptor partai durjana ini
  • Rudy Hartono-Kamis, 20 September 2012 Laporkan
    hahahahha...gara" demokrat kalah di DKI 1 trus tiba" mau di balikin ke DPRD gitu? yg org"nya bisa d setir lagi sama yang berkuasa??
    coba, klo demokrat yang menang..pasti omongannya beda lagi si Juki
  • budi-Kamis, 20 September 2012 Laporkan
    kmrn bilngny gak bole golput dan wajib coblos , skrg bilng tdk sesuai pancasila. sprtny ingin msyrkt tdk bs maju dn di tekan trs... pikirn kolot , seenaky ganti aturan... kurng kerjaan , lupa kalo diriny dpt gaji dr rkyt , sblm naik ngemis2 , ud naik mal
  • bento-Kamis, 20 September 2012 Laporkan
    utk yg ini saya setuju dgn pak marzuki...
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas