Minggu, 1 Maret 2015
Tribunnews.com

Usulan Mendagri Sempit Usul Gubernur Dipilih DPRD

Kamis, 20 September 2012 23:50 WIB

Usulan Mendagri Sempit Usul Gubernur Dipilih DPRD
tribunnews.com/budi prasetyo
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –-Usulan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang mengatakan pemilihan kepala daerah diserahkan ke DPRD mendapat kritik dari sejumlah kalangan. Ia mendasarkan argumennya pada sila keempat dari Pancasila.

Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin menilai, pemikiran Gamawan sangat kerdil. Ia mengherankan kenapa orang sekelas Gamawan sangat sempit memahami demokrasi.

“Penafsiran sila keempat ala Gamawan sebagai argumentasi untuk menolak pemilihan langsung arus diwaspadai. Ini bisa menyesatkan publik karena mencoba mendistorsi makna demokrasi,” ujar Said kepada Tribun di Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Said menjelaskan, apakah anggota DPR dan Presiden yang telah membentuk banyak undang-undang serta DPRD dan Kepala daerah yang telah membentuk ribuan Perda, harus dinyatakan telah terpilh secara tidak sah karena dipilih langsung oleh rakyat?

Masih katanya, apakah karena itu pula orang harus mengatakan bahwa segala produk hukum di negara ini inkonstitusional karena para eksekutif dan legislatifnya dipilih dengan cara yang bertentangan dengan sila keempat sebagaimana yang Gamawa tafsirkan itu?

“Apakah pula itu artinya Gamawan ingin mengatakan bahwa terpilihnya ia sebagai Gubernur Sumbar periode 2005-2010 dari hasil pemilihan langsung adalah tidak sesuai dengan sila keempat Pancasila? Logikanya tidak begitu,” tukas Said.

Argumentasi yang disampaikan Gamawan terbilang baru diwacakan kepada publik. Said menilai ini sebuah refleksi dari sikap frustasi Mendagri yang merasa telah kehilangan ide untuk memaksakan pemilihan tidak langsung, setelah berbagai alasan lain yang dikemukakannya selama ini berhasil ditangkal oleh para pegiat pro-demokrasi.

Halaman12
Penulis: Y Gustaman
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas