• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribunnews.com

Kapolri Perintahkan Kapolda Babel Atasi Perompakan

Jumat, 21 September 2012 16:04 WIB
Kapolri Perintahkan Kapolda Babel Atasi Perompakan
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Brigjen (Pol) Suhardi Alius (kanan) berbincang dengan Irjen (Pol) Anang Iskandar (kiri), dalam acara serah terima jabatan Kadiv Humas Mabes Polrit, di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jumat (21/9/2012). Hari ini Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo memimpin sertijab empat Kapolda, yaitu NTB, Bengkulu, Papua, dan Bangka Belitung, serta Kadiv Humas Mabes Polri. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo resmi melantik Brigjen Pol Budi Hartono Untung menjadi Kapolda Bangka Belitung (Babel) yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol M Rum Murkal di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/9/2012).

Berdasarkan surat telegram rahasia Kapolri nomor ST/1768/IX/2012 tertanggal 3 September 2012 Brigjen Pol M Rum Murkal menduduki jabatan baru sebagai Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol. Posisi M Rum digantikan Brigjen Pol Budi Hartono Untung yang sebelumnya menjabat sebagai Dirpolair Baharkam Polri.

Budi Hartono dilantik bersama dengan Kepala Divisi Humas baru Brigjen Pol Suhardi Aliyus yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu, Kapolda Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol Mochamad Irawan, dan Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian.

Seusai melakukan serah terima jabatan, terlihat Brigjen Budi Hartono terlibat pembicaraan serius dengan Brigjen M Rum Murkal untuk mendiskusikan acara pisah sambut di Polda Babel. Direncanakan acara pisah sambut akan dilaksanakan Rabu (26/9/2012).

Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo berpesan kepada Kapolda Babel yang baru untuk menyelesaikan paermasalahan-permasalahan yang ada di Bangka Belitung.

"Untuk Bangka Belitung, Kapolda harus terus meningkatkan upaya-upaya penanggulangan permasalahan di sana, seperti perompakan, ilegal fishing, ilegal mining, serta masalah pelanggaran perkebunan," pesan Kapolri kepada Kapolda Babel yang baru.

Menurut Timur wilayah yang dihadapi setiap Kapolda tentunya mempunyai karkteristik yang berlainan. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi tentu tidak bisa dihadapi sendiri kaitan terutama masalah sosial, keagamaan, sosial budaya, masalah perhutanan, pertanian, tanah-tanah.

Kapolri pun mengingatkan bahwa penyelesaian bukan hanya ujungnya saja dengan jalan penegakan hukum, sehingga masyarakat senantiasa selalu menilai kepolisian selalu terlambat.

"Langkah-langkah awal preemtif dan preventif itulah yang harus harus fokus kita persiapkan," ujarnya.

Kepada Kapolda baru, Timur pun memerintahkan supaya segera melakukan penyesuaian diri, cepat pahami tugas masing-masing, memetakan wilayah sehingga bisa mendeteksi setiap kerawanan yang ada di wilayahnya. Kemudian baru mengambil langkah-langkah.

Klik:


Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
955472 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas